
Ilustrasi mata kedutan. (Freepik)
JawaPos.com - Ada banyak tradisi dan praktik yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Tiongkok, salah satu takhayul kedutan mata.
Secara harfiah, jika mata kiri berkedut, itu berarti keberuntungan yang akan datang. Namun, bila mata kanan berkedut, itu pertanda nasib buruk.
Kedutan mata kiri atau kanan pada waktu berbeda pun dapat melambangkan makna lain, seperti dikutip dari Feng Shui Beginner, Jumat (23/8).
Untuk mengetahui lebih lanjut, mari simak penjelasannya di bawah ini.
Pukul 23.00 – 01.00
Mata kiri: Itu berarti keberuntungan atau seorang bangsawan akan datang menemui Anda.
Mata kanan: Anda akan diundang ke sebuah pesta atau jamuan.
Baca Juga: Gaya Hidup Jadi Pemicu Kedutan Mata Menurut Penelitian, Beginilah Cara Mudah Mengatasinya!
Pukul 01. 00 – 03.00
Mata kiri: Masalah akan muncul dan membuat Anda khawatir.
Mata kanan: Seseorang sedang memikirkan Anda.
Pukul 03.00 – 05.00
Mata kiri: Itu berarti teman jauh akan datang dan mengunjungi Anda.
Mata kanan: Kejadian-kejadian bahagia dalam keluarga akan terjadi.
Pukul 05.00 – 07.00

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
