
tiga weton ini diramalkan menjadi anak yang dapat mengundang rezeki bagi orang tuanya. (freepik)
JawaPos.com – Pada dasarnya membangun ikatan yang kuat dengan anak-anak Anda terutama saat mereka tumbuh dewasa dapat menjadi perjalanan yang menantang namun sangat bermanfaat.
Pasalnya untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan upaya sadar, kecerdasan emosional dan yang terpenting pengembangan diri.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tuntas mengenai beberapa perilaku yang bisa menghambat hubungan Anda dengan anak-anak Anda ketika beranjak dewasa sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Selasa (30/7) sebagai berikut :
1. Membuang sikap selalu benar
Perilaku pertama yang harus Anda tinggalkan adalah sikap selalu benar. Sebagai orang tua memang wajar saja jika kita merasa bahwa kitalah yang paling tahu.
Namun, seiring bertambahnya usia anak-anak, mereka mulai membentuk pendapat dan sudut pandang mereka sendiri.
Artinya akan ada saatnya mereka tidak setuju dengan kita dan itu tidak masalah. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendengarkan sudut pandang mereka meskipun sudut pandang itu bertentangan dengan sudut pandang kita.
Ini tidak berarti Anda harus setuju dengan semua yang mereka katakan tetapi menunjukkan rasa hormat terhadap pendapat mereka dan menumbuhkan rasa saling pengertian dan kepercayaan.
2. Mengganti orang yang mendisiplinkan dengan orang kepercayaan
Perilaku kedua yang perlu dipertimbangkan kembali adalah peran orang yang mendisiplinkan.
Sebagai orang tua, kita bertanggung jawab untuk membimbing dan mengajar anak-anak kita.
Namun seiring bertambahnya usia, mereka membutuhkan lebih dari sekadar instruksi dan aturan.
Intinya mereka membutuhkan seseorang yang dapat mendengarkan mereka, memahami kekhawatiran mereka, dan menawarkan saran saat dibutuhkan.
Bertindak sebagai orang kepercayaan bukan berarti Anda mengabaikan disiplin. Itu berarti menyeimbangkan dengan empati dan pengertian.
Ketika anak Anda menceritakan kesulitan atau kesalahan mereka kepada Anda, alih-alih langsung mengoreksi namun akui dulu perasaan mereka.
Anda bisa menunjukkan kepada mereka bahwa Anda memahami situasi mereka dan menghargai keterbukaan mereka.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
