Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juli 2024 | 13.10 WIB

Benarkah Bersih-bersih Rumah Perlu Menggunakan Masker dan Sarung Tangan? Simak Jawabannya

Bersih-bersih rumah adalah kegiatan rutin yang harus dilakukan selama beberapa hari sekali. Disarankan menggunakan masker dan sarung tangan - Image

Bersih-bersih rumah adalah kegiatan rutin yang harus dilakukan selama beberapa hari sekali. Disarankan menggunakan masker dan sarung tangan

JawaPos.com - Punya waktu luang atau ruangan sudah berantakan, kamu mungkin ingin melakukan kegiatan bersih-bersih rumah. Baik itu dua atau tiga minggu sekali, diperlukan bersih-bersih menyeluruh demi kenyamanan dan kebersihan rumah.

Kegiatan seperti menyapu, mengepel, bahkan mencuci segala perlengkapan dan perabotan dilakukan demi mewujudkan rumah yang rapi dan bersih. Tidak hanya tempat tidur atau ruang tamu, kamar mandi pun juga dibersihkan secara maksimal.

Melaksanakan kegiatan bersih-bersih rumah tentu tidak lepas dari kontak dengan alat atau bahan yang digunakan. Sapu, pel, sikat dan cairan pembersih digunakan untuk memaksimalkan kegiatan bersih-bersih tersebut.

Cairan-cairan tersebut antara lain sabun cuci, obat pel, dan pembersih kamar mandi. Cairan tersebut digunakan tidak hanya sebagai pembersih namun juga memberikan aroma wangi pada ruangan.

Disarankan menggunakan masker dan sarung tangan, ternyata ada bahaya tersendiri bagi kegiatan bersih-bersih rumah.

Dikutip dari Protective Cover All dan CNet, berikut ini adalah alasan mengapa bersih-bersih perlu menggunakan masker dan sarung tangan:

1. Perlindungan dari Bakteri

Bersih-bersih rumah adalah kegiatan yang tidak hanya sekedar mengembalikan barang pada tempatnya. Kamu harus menjangkau sudut-sudut ruangan yang kotor atau perabotan yang penuh debu demi bersih-bersih yang maksimal.

Tempat-tempat seperti wastafel dapur, toilet di kamar mandi adalah tempat yang penuh kuman seperti salmonella atau E.coli. Pastikan untuk mencuci tangan dan alat yang digunakan dalam bersih-bersih seperti sikat atau spons secara menyeluruh.

Selain cuci tangan dan peralatan setelah bersih-bersih, penggunaan masker dan sarung tangan justru diperlukan ketika bersih-bersih. Apabila kamu tidak mengenakan sarung tangan, bakteri yang berasal dari kotoran tersebut bisa hinggap dengan mudah di tanganmu.

Bakteri tersebut sangat mudah menyebar dan menyakiti kamu sebagai orang yang berkontak. Selain sarung tangan, masker juga bisa mencegah pergerakan bakteri atau kuman dari kotoran untuk terhirup oleh mulut atau saluran pernapasan.

2. Melindungi Kulit dari Bahan Kimia

Tidak hanya berasal dari kotoran yang dibersihkan, bahaya juga mengintai dari bahan kimia yang kamu gunakan untuk bersih-bersih. Bahan kimia yang berbahaya ini bisa berasal dari produk jadi yang kamu beli di supermarket atau produk campuran yang kamu buat sendiri di rumah.

Mengekspos tangan tanpa sarung tangan ketika bersih-bersih bisa menimbulkan risiko. Terutama bagi orang dengan kulit sensitif, bersih-bersih dengan sarung tangan adalah sebuah keharusan.

Bahan kimia dalam deterjen, pembersih serbaguna, cuka atau cairan pemutih yang biasa digunakan ketika bersih-bersih akan berbahaya pada kulitmu. Apabila cairan tersebut mengenaimu, bahan kimia yang ada bisa menghilangkan lapisan minyak pada kulit.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore