
Ilustrasi perjanjian pranikah (Pixabay/geralt)
JawaPos.com - Pernikahan merupakan hal yang sakral dan perlu persiapan matang dari kedua belah mempelai.
Pasalnya, kehidupan rumah tangga setelah pernikahan juga bukan hal yang mudah, sehingga beberapa orang mungkin mengajukan perjanjian pranikah untuk calon pasangannya.
Namun, apakah perjanjian pranikah ini memiliki dampak terhadap langgeng tidaknya sebuah pernikahan?
Kemudian, apakah pasangan yang mempertimbangkan pernikahan dengan perjanjian pranikah merupakan ide yang bagus?
Dilansir JawaPos.com dari laman YourTango pada Kamis (25/7), berikut 12 kelebihan dan kekurangan perjanjian pranikah, menurut para ahli YourTango:
1. Aliran keuangan bebas (Carol Clark: Pro)
Alasan paling umum pasangan bertengkar adalah karena masalah keuangan. Sampaikan semuanya di awal melalui perjanjian pranikah untuk membahas masalah keuangan agar ada kesepakatan yang jelas terkait hal ini di kemudian hari.
2. Terkikisnya kepercayaan (Dr. John Beiter: Kontra)
Jika kedua belah pihak masih muda dan baru memulai dengan kontribusi yang relatif sama, tampaknya tidak masuk akal untuk menandatangani perjanjian pranikah.
Dr. John Beiter mengatakan bahwa perjanjian ini langsung mengikis kepercayaan dan dapat membuat salah satu merasa curiga terhadap motif pihak lainnya.
3. Kebiasaan belanja yang berlawanan (Dr. John Beiter: Pro)
Kebiasaan belanja perlu diperhatikan. Jika satu orang menghabiskan uang secara tidak bertanggung jawab dan pasangannya lebih berhemat, maka untuk bersikap adil, jika terjadi kematian atau perceraian, orang yang menabung tidak boleh dihukum dua kali.
4. Ujian waktu (Meri Arnett-Kremian: Kontra)
Sulit untuk mengantisipasi setiap perubahan keadaan yang mungkin terjadi antara saat perjanjian pranikah ditulis dan saat pernikahan sudah berjalan lama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
