Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juli 2024 | 04.25 WIB

Pasutri Wajib Tahu! 9 Kesalahan Kecil dalam Komunikasi yang Menghancurkan Pernikahan

lustrasi orang yang melakukan kesalahan komunikasi dalam pernikahan (Pixabay/geralt) - Image

lustrasi orang yang melakukan kesalahan komunikasi dalam pernikahan (Pixabay/geralt)

JawaPos.com - Mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif merupakan salah satu aspek terpenting dalam hubungan atau pernikahan.

Ketika pasangan saling menyalahkan, ini dapat berdampak buruk pada keberlanjutan hubungan mereka.

Kehidupan pernikahan memang tidaklah mudah, dan setiap orang mengalami masalah dalam hubungan.

Jika kamu mempertanyakan bagaimana cara memiliki hubungan yang sehat, ada beberapa cara sederhana dalam menggunakan keterampilan komunikasi yang efektif.

Dilansir JawaPos.com dari laman YourTango pada Minggu (21/7), berikut sembilan cara komunikasi yang sebaiknya kamu hindari karena dapat merusak pernikahanmu.

1. Kamu dan pasangan merasa kesal atau dendam satu sama lain, alih-alih mengungkapkan apa yang kamu rasakan

2. Tidak bisa membiarkan masalah berlalu dan saling menghukum, daripada menyelesaikan masalah ketika keadaan tenang

3. Kamu membalas kejahatan dengan kejahatan, alih-alih menetapkan batasan pada perilaku yang menyakitimu

4. Kalian saling membalas hal-hal yang menyakiti kalian, alih-alih secara tegas mengangkat masalah ketika hal tersebut berdampak pada kalian

5. Kamu menyalahkan pasangan atas apa yang kamu rasakan, alih-alih mengakui bagaimana perilakunya mempengaruhimu

6. Kamu menyalahkan, memberi label, atau menghakimi karakter seseorang, alih-alih fokus pada masalahnya

7. Kamu menuding dan mencari kesalahan mereka sebagai penyebab masalah, alih-alih memberi tahu mereka di mana posisimu

8. Kamu membuat tuduhan atau asumsi tentang perilaku mereka, menarik kesimpulanmu sendiri, daripada bersikap ingin tahu dan terbuka untuk mengeksplorasi berbagai hal

9. Kamu mengemukakan masalah ketika kamu sedang marah, sehingga kamu terlihat seperti sedang menyerang atau mengeluh, alih-alih mengemukakan masalah tersebut secara langsung ketika hal itu terjadi.

Terkadang, pasangan tidak dapat mengelola konflik ini sendiri, karena mereka bereaksi untuk melampiaskan perasaan mereka.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore