Saat terlibat dalam hubungan romantis, batas antara baik dan buruk juga menjadi tipis. Sulit untuk menentukan apakah yang dilakukan pasangan adalah perhatian atau sudah mulai menjurus ke perbuatan beracun.
Dilansir dari Ideapod, Minggu (21/7), ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa pasanganmu bukanlah orang baik. Mereka membuatmu stres dan rendah diri.
Berikut adalah 7 tanda yang menunjukkan bahwa pasanganmu bukanlah orang baik:
1) Mereka terus-menerus mengkritikmu
Selama pertengkaran sesekali, pasanganmu mungkin mengatakan beberapa hal kasar yang tidak mereka maksud. Tetapi ketika kritikan dan kecaman menjadi status quo dalam hubungan, maka ada sesuatu yang tidak beres.
Saat mereka sering mengkritik dan meremehkanmu, hal itu akan membuatmu hancur secara tidak sadar.
2) Mereka mencoba mengendalikanmu
Tentu saat menjalin hubungan, itu karena kita jngin hubungan memberikan nilai tambah pada kehidupan kita, menjadikannya lebih baik dalam satu hal atau lainnya.
Namun, ketika hubungan Anda telah mundur menjadi rezim fasis, sadarilah bahwa beberapa perubahan mendasar perlu dilakukan.
Jika ingin hidup bebas stres, cobalah mencari seseorang yang utuh, seseorang yang siap secara mental dan emosional untuk komitmen serius, bukan seseorang yang sangat tidak aman sehingga menjadi posesif.
3) Mereka kurang memiliki empati
Kurangnya empati, pada intinya, bermuara pada keegoisan bawaan… sebuah kualitas yang pasti tidak Anda inginkan ada pada seseorang yang akan bersama Anda dalam jangka panjang.
Memilih seseorang dengan kualitas-kualitas ini pada akhirnya akan membuatmu merasa tidak didengarkan dan tidak didukung, dan segera, Anda akan merasa kesepian, mungkin berharap dapat memutar kembali waktu dan memilih orang lain.
4) Mereka memiliki rekam jejak tidak jujur
Ketika pasanganmu terbiasa berbohong atau bahkan berlaku curang, ini akan menyulitkanmu.
Jadi, jika pasanganmu sering tidak dapat dipercaya, ini menunjukkan banyak hal tentang kualitas karakternya dan mungkin tentang nasib hubungan Anda di kemudian hari. Tetaplah waspada.
5) Mereka manipulatif
Jika kamu cukup rentan secara emosional, seperti memiliki kerentanan mendalam terhadap rasa bersalah, maka Anda adalah target utama si manipulator.
Manipulator yang sangat terampil biasanya akan memiliki berbagai macam senjata di gudang senjata mereka; senjata yang tidak akan ragu mereka gunakan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Waspadalah terhadap taktik licik mereka : membuat orang merasa bersalah, melakukan gaslighting, bermain sebagai korban, agresi pasif, lovebombing, dan seterusnya.
6) Mereka bisa menjadi sedikit terlalu agresif
Jika pasanganmu bersikap terlalu agresif , misalnya dengan melontarkan kata-kata kasar, sangat kejam, atau bahkan menyakitimu secara fisik, waspadalah.
Dalam kasus ini, pelaku kekerasan secara tidak sadar ingin menciptakan lingkungan yang penuh ketakutan, kekerasan, dan intimidas yang jelas bukan hal yang wajar dalam kisah cintamu.
7) Mereka sering menolak untuk berkomunikasi
Bersamaan dengan kepercayaan, komunikasi merupakan aspek lain yang sama pentingnya dalam hubungan yang sehat dan sukses. Maka sebaliknya, jika pasanganmu menutup pintu komunikasi, itu bahaya.
Orang yang tak membuka pintu komunikasi, mereka biasanya menutupi sesuatu dan itu menandakan ada hal yang tak beres dengan dia.