Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juli 2024 | 00.59 WIB

Pelajari 8 Frasa Ampuh untuk Menghadapi Tuntutan dari Seorang Narsistik yang Keras Kepala

8 frasa cerdas untuk melawan tuntutan seorang narsistik. (overcomewithus.com) - Image

8 frasa cerdas untuk melawan tuntutan seorang narsistik. (overcomewithus.com)

JawaPos.com – Menghadapi tuntutan dari seorang narsistik bisa menjadi hal yang rumit.
 
Sebab, orang narsistik seringkali mementingkan keinginan mereka sendiri secara berlebihan dalam hal-hal yang seharusnya didiskusikan bersama.

Kondisi ini mungkin akan membuat Anda merasa terpojok dan tidak berdaya saat harus berhadapan dengan mereka. Namun, jangan khawatir lagi!

Dalam artikel yang dikutip dari ideapod.com, Selasa (9/7) ini, kita akan membahas 8 frasa atau kalimat ampuh yang mungkin dapat menentang tuntutan orang narsistik secara halus.

1. “Saya mengerti pandangan Anda, tapi…”

Berinteraksi dengan seorang narsistik bisa terasa seperti berjalan di atas kulit telur. Mereka sering menuntut segala hal dan dapat bereaksi buruk terhadap segala bentuk ketidaksetujuan terhadap pendapat merek.

Namun, kabar baiknya adalah, Anda tidak harus selalu mengangguk setuju dengan semua yang mereka katakan.

Sebaliknya, Anda dapat menggunakan kalimat yang disusun dengan cermat untuk menyampaikan maksud Anda tanpa perlu memperburuk situasi.

Pertimbangkan untuk memulai tanggapan Anda dengan kalimat "Saya mengerti pandangan Anda, tetapi...". Kalimat pembuka ini mengakui sudut pandang si narsistik sekaligus dapat membantu menahan sikap defensifnya.

Kata "tetapi" dalam kalimat ini menandakan bahwa Anda memiliki pendapat yang berbeda, dan Anda siap untuk membagikannya.

Percayalah, frasa sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan otonomi diri sendiri tanpa memicu kemarahan si narsistik.

2. “Itulah salah satu cara untuk melihatnya…”

Seorang teman yang narsis mungkin akan bersikeras mengatakan bahwa caranya melakukan sesuatu adalah satu-satunya cara yang benar.

Anggaplah Anda sedang merencanakan sebuah pesta bersamanya, dia mungkin akan bersikeras memilih tema, menu, bahkan daftar tamu yang akan digunakan nanti.

Dia bersikeras bahwa idenya adalah yang 'terbaik'. Hal ini seringkali tidak menyisakan ruang untuk terjalinnya diskusi apa pun. Saat Anda menyadarinya, Anda harus menyikapi hal ini dengan cerdas.

Jadi, putuskanlah untuk melawan tuntutannya dengan kalimat sederhan, "Itulah salah satu cara untuk melihatnya...". Dan kemudian, lanjutkanlah dengan ide Anda sendiri, “Tapi bagaimana kalau kita mencoba…?”.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore