
Sisi Psikologis Orang yang Memiliki Kamar Berantakan, Bukan Karena Kreatif, Justru Tunjukan 3 Masalah Berikut. /Sumber gambar: freepik/ freepik.com
JawaPos.Com - Pernahkah kamu bangun di pagi hari dengan melihat keadaan kamar yang ada tumpukan baju kotor, meja yang berantakan, lantai yang penuh dengan barang. Kamar tidur yang seharusnya tempat yang bersih dan nyaman, justru untuk beberapa orang dibiarkan berantakan.
Dalam penelitian ternyata kondisi lingkungan, terutama kamar yang setiap hari kita tinggali dapat berpengaruh signifikan pada emosi dan kesehatan mental kita. Keadaan kamar yang berantakan menciptakan kesulitan untuk beristirahat dan menjadi tidak teratur.
Selain masalah kebersihan, masalah kesehatan pun dapat muncul dari hal yang beberapa orang sepelekan yaitu membiarkan kamar selalu berantakan.
Dilansir dari laman Newport Academy dapat menimbulkan stress dan emosi negatif hingga menyebabkan kecemasan dan depresi. Selain itu kekacauan tempat tinggal juga dapat berpengaruh pada cara kerja otak seseorang.
Namun faktanya banyak orang sengaja membiarkan kamar berantakan, bahkan tetap merasa nyaman. Tentu saja jika dibiarkan terus menerus akan berdampak buruk, dan menjadi salah satu tanda gangguan mental seperti yang dijelaskan di beberapa penelitian sebagai berikut.
5 Dampak Negatif Kamar Selalu Berantakan Pada Kesehatan Mental
1. Meningkatkan Stres
Penelitian yang dilakukan menjelaskan bahwa lingkungan yang berantakan dapat meningkatkan kadar kortisol, hormon stres.
Dikutip dari Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa wanita yang menggambarkan rumah mereka sebagai “berantakan” atau “penuh pekerjaan yang harus dilakukan” memiliki tingkat stres yang lebih tinggi sepanjang hari dibandingkan dengan mereka yang menggambarkan rumah mereka sebagai “tenang” atau “restoratif.”
2. Mengurangi Fokus dan Produktivitas
Lingkungan yang kacau dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk fokus dan menyelesaikan tugas. Penelitian oleh Very Well Mind menunjukkan bahwa kekacauan fisik di lingkungan dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi dan memproses informasi, yang pada akhirnya dapat mengurangi produktivitas.
3. Mengganggu Tidur
Kamar tidur yang berantakan bisa berdampak buruk pada kualitas tidur. Studi yang diterbitkan dalam Daily Mail menunjukkan bahwa orang yang tidur di kamar yang bersih dan rapi cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidur di kamar berantakan.
4. Menurunkan Kesejahteraan Mental
Tidur di ruangan yang berantakan dapat berkontribusi pada perasaan cemas, depresi, dan kelelahan mental. Penelitian dalam Harvard Business Review menunjukkan bahwa kekacauan dapat meningkatkan perasaan stres dan kelelahan mental serta mengurangi rasa puas.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
