Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juli 2024 | 00.24 WIB

Menurut Penelitian Seseorang yang Senang Konsumsi Makanan Manis Memiliki 4 Kepribadian Berikut Ini

Ilustrasi makan makanan manis. (Freepik/wayhomestudio)

JawaPos.Com - Makanan manis seperti permen, kue, coklat, puding dan lain sebagainya, merupakan hidangan yang digemari oleh banyak orang di berbagai kalangan. Seringkali sebagian individu tidak bisa lepas dari makanan manis dalam kehidupannya.

Dalam dunia kuliner makanan manis adalah hal yang dianggap sebagai lambang kebahagian dan perayaan. Dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan korelasi antara makanan manis dan perilaku seseorang.

Setiap individu yang senang mengkonsumsi makanan manis bisa menggambarkan banyak hal tentang kepribadian mereka.  Karena makanan yang dikonsumsi menjadi salah satu dari banyak faktor membentuk kepribadian seseorang.

Secara ilmiah, rasa manis dapat memicu pelepasan dopamin di otak, yang menciptakan perasaan bahagia dan puas. Sehingga itu alasan mengapa pecinta makanan manis seringkali terlihat lebih bahagia dan bersemangat.

Orang yang gemar mengonsumsi makanan manis cenderung menunjukkan beberapa ciri kepribadian yang menarik. Menurut beberapa studi, berikut beberapa karakteristik yang sering dikaitkan dengan mereka yang memiliki "sweet tooth":

  1. Ramah dan Penolong

Penelitian dari Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa orang yang suka makanan manis cenderung memiliki kepribadian yang lebih ramah dan penolong. Mereka sering kali lebih bersedia untuk melakukan perbuatan baik dan memiliki tingkat agreeableness yang lebih tinggi.

Dikutip dalam Science Daily orang yang menyukai makanan manis akan lebih tulus dan sukarela dalam membantu orang lain. Ia disenangi banyak orang karena sifatnya yang positif.

  1. Sosial dan Ekstrovert

Orang yang menyukai makanan manis juga cenderung lebih sosial dan ekstrovert. Mereka lebih menikmati interaksi sosial dan cenderung memiliki sikap yang hangat terhadap orang lain 

Pribadi yang ceria, menyenangkan, memiliki sifat menghibur. Sikap terbuka terhadap orang lain akan membuat orang disekitarnya bisa mengandalkannya dan dengan mudah membuat nyaman.

  1. Optimis dan Bahagia

Konsumsi makanan manis sering kali dikaitkan dengan perasaan bahagia dan optimis. Ini mungkin karena makanan manis dapat memicu pelepasan hormon oksitosin, yang dikenal sebagai hormon "cuddle" atau cinta, memberikan efek menenangkan dan meningkatkan suasana hati.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore