Ilustrasi orang yang mengalami mati rasa emosional.(Unsplash.com/AnthonyTran)
JawaPos.com - Mati rasa secara emosional merupakan kondisi seseorang yang sulit mengekspresikkan perasaan atau hampa hatinya, seperti kosong bahkan selalu cemas.
Dilansir dari laman Artikel EMC Hospital, William dalam tulisannya "Mengenal Mati Rasa Emosional" menyebutkan bahwa mati rasa secara emosional ini dikenal dengan sebutan emotional numbness.
Mati rasa bisa disebabkan karena belum berdamai dengan trauma masa lalu atau obat-obatan anti depresan.
Mati rasa emosional ini faktanya sering dialami oleh kalangan remaja hingga dewasa, akibat dari perilaku impulsif yang sulit untuk dikendalikan.
Tanda seseorang mengalami mati rasa emosional yaitu mulai menjauhi hobi, menjauhi orang-orang terdekat, banyak keraguan, sulit konsentrasi, hingga sulit berempati.
Maka dari itu jika seseorang mulai menarik diri dari lingkungannya, menjauhi hal kesukaannya, dan menutup diri perlu diwaspadai. Bisa jadi hal itu merupakan tanda ia mengalami mati rasa emosional.
Baca Juga: Bukan Karena Mati Rasa, 4 Shio Ini Memang Terkanal Tidak Mudah untuk Jatuh Cinta, Simak Alasannya!
Sebetulnya rasa emosi seperti sedih, senang, marah, atau kecewa itu merupakan hal yang normal. Sebagai manusia harus menikmatinya karena tidak dapat dihindari.
Dikutip dari laman Artikel Very Well Mind, psikoterapi memberikan berbagai cara untuk mengatasi mati rasa emosional diantaranya adalah :
1. Mengembangkan Sistem Pendukung
Orang yang mengalami mati rasa emosional harus dapat mencari dukungan sosial dari teman maupun keluarga yang sudah dipercaya, sehingga ia tak sulit untuk mengekspresikkan emosi yang dirasa.
2. Terlibat dalam Aktivitas Fisik
Cobalah untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga beberapa waktu dalam seminggu. Karena akan mengurangi tingkat stres, depresi, kecemasan, serta bermanfaat bagi kesehatan tubuh lainnya.
Baca Juga: Hati-Hati! Ini 8 Tanda Kamu Kelelahan Mental, Mulai Mati Rasa hingga Sering Melamun, Apakah Kamu Termasuk?
3. Istirahat yang Cukup
Kualitas tidur dan jumlah istirahat sangat penting untuk mengatasi gejala fisik, emosional, atau mental. Meskipun sering terbangun di malam hari, maka cobalah untuk tidur selama 7 jam dalam sehari.
4. Meminimalkan Stres
Stres merupakan penyebab utama mati rasa emosional, maka cobalah untuk meminimalkan stres dengan cara latihan pernapasan di sela-sela kesibukan aktivitas serta makan dan minum yang bergizi.
Selain cara mengatasi yang disebutkan di atas, yang paling penting adalah sikap penerimaan pada diri sendiri terhadap hal buruk yang terjadi. Meskipun sulit tapi keadaan itu harus dijalani dan diterima dengan lapang dada.
***

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
