
Ilustrasi toxic productivity. (Istimewa)
JawaPos.com–Menjadi produktif di tempat kerja adalah hal yang baik. Produktivitas tersebut tidak boleh berlebihan karena segala sesuatu yang berlebihan justru bisa berakibat buruk.
Orang dengan toxic productivity berkeinginan untuk bekerja ekstra di kantor maupun di rumah. Perlu ditekankan, menjadi produktif dalam hidup merupakan hal positif. Akan tetapi, apabila keinginan untuk produktif itu menjadi berlebihan, bisa membahayakan kesehatan fisik dan mental.
Berusaha melakukan banyak hal agar produktif di waktu bersamaan atau waktu berdekatan bisa memberikan efek burnout atau stres berat. Dikutip dari sasindo.uad.ac.id memaparkan ciri-ciri toxic productivity.
Tidak ada yang salah untuk menjadi orang produktif. Hal yang salah adalah ketika produktivitas itu sudah berlebihan, dan bekerja sampai mengorbankan kesehatan.
Orang yang sudah mulai mengidap toxic productivity biasanya akan merasa bersalah jika tidak melakukan apapun, sekalipun itu untuk beristirahat. Dia selalu merasa ada yang harus dikerjakan agar tidak berdiam diri.
Pengidap toxic productivity tidak mengenal kata cukup dan puas. Padahal sesungguhnya apa yang telah mereka kerjakan sudah lebih dari cukup.
Punya waktu luang untuk beristirahat dianggap negatif oleh orang dengan produktivitas beracun.
Dikutip dari klikdokter.com memaparkan bahwa hal yang dibutuhkan perubahan pola pikir dan konsisten.
Salah satu ciri yang paling bisa menjadi alarm adalah munculnya rasa bersalah ketika rehat sejenak dari pekerjaan.
Work smart akan memberikan efek yang lebih baik daripada sekadar work hard.
Kebanyakan orang hanya kagum dan terkesan dengan pencapaian, bukan berapa jam dan sekeras bekerja dan lakukanlah dalam batas yang wajar.
Lakukan upaya ekstra untuk merawat dan mengapresiasi diri.
Jalani kehidupan dengan seimbang. Jika ingin menghindari produktivitas beracun, atur waktu dengan lebih baik lagi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
