Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juli 2024 | 16.05 WIB

5 Cara Menerapkan Slow Fashion bagi Pemula, Lebih Hemat dan Berkelanjutan

Ilustrasi merawat pakaian merupakan salah satu cara dalam menerapkan slow fashion yang berkelanjutan./Pinterest - Image

Ilustrasi merawat pakaian merupakan salah satu cara dalam menerapkan slow fashion yang berkelanjutan./Pinterest

JawaPos.com - Pada dasarnya praktek slow fashion telah dilakukan sejak dahulu, orang-orang memilih menjahit pakaian mereka sendiri atau membeli pakaian yang daya tahan dan kualitasnya tinggi sebagai prinsip slow fashion.

Namun, seiring berjalannya waktu, perubahan tren dan kondisi bisnis global, slow fashion perlahan menghilang tergantikan fast fashion.

Tapi tahukah kalian, konsep slow fashion tidak hanya fokus pada pemakaian yang lama dengan kualitas yang tinggi suatu pakaian, tetapi konsep ini juga berorientasi pada produk yang ramah lingkungan.

Berdasarkan yang dilansir dari situs Zero Waste Indonesia, Senin (8/7) disebutkan bahwa slow fashion sendiri merupakan praktik dalam fashion yang didasari atas produksi dan pemakaian pakaian dalam rentang waktu yang lama, daya tahan dan kualitas yang tinggi, proses produksi yang beretika serta ramah lingkungan.

Tidak berfokus pada kecepatan produksi massal layaknya fast fashion, tapi praktik slow fashion yang diprioritaskan adalah kualitas bukan kuantitas.

Slow fashion menjadi sebuah pendekatan untuk melihat fashion dari kacamata baru dengan lebih berkesadaran (mindful).

Sederhananya, fokus slow fashion adalah pada bagaimana menjadikan seluruh proses dari produksi hingga konsumsi menjadi berkelanjutan.

Termasuk perlakuan kepada pekerjanya dan dampak yang ditimbulkan bagi lingkungan sekitar.

Nah, berdasarkan yang dilansir dari laman Talk Sustainable, Senin (8/7), disebutkan bahwa ada beberapa cara yang perlu dilakukan saat baru memulai menerapkan slow fashion ini, yaitu sebagai berikut:

1. Mengubah Cara Pandang dan Miliki Mindset Peduli Lingkungan

Menginginkan pakaian baru tidak berarti harus membeli baju baru. Pakaian baru juga bisa didapatkan dari hasil bertukar, menyewa, ataupun membeli preloved (baju bekas).

Dengan menjalankan cara tersebut kita berkontribusi dalam memperpanjang umur pakaian hingga 9 bulan dan yang paling penting adalah mengurangi emisi karbon global sebesar 20-30 persen.

2. Memaksimalkan Penggunaan Pakaian Yang Telah Dimiliki

Belajar bijak dalam menggunakan pakaian yang ada dalam lemari merupakan salah satu cara sederhana menerapkan konsep slow fashion.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore