Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Juni 2024 | 17.25 WIB

6 Tanda Orang yang Mengalami Trust Issue Sehingga Bisa Mengubah Kepribadiannya, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ilustrasi orang yang mengalami trust issue. (Freepik.com/jcomp) - Image

Ilustrasi orang yang mengalami trust issue. (Freepik.com/jcomp)

JawaPos.com - Trust issue merupakan masalah kepercayaan diri dengan ketakutan akan pengkhianatan, pengabaian, serta manipulasi yang disebabkan dari kejadian tidak menyenangkan di masa lalu.

Kejadian tidak menyenangkan di masa lalu dengan seseorang yang cukup menyakitkan ini menimbulkan trauma sehingga perasaan trust issue itu bisa berdampak pada orang lain.

Dilansir dari laman Artikel InsanQ, trust issue ini terkadang membentuk krisis kepercayaan dalam diri, sehingga menjadi sulit percaya pada orang lain.

Semua orang mengalami masa lalu, tapi sikap penerimaan dan kerentanan setiap orang akan berbeda. Bagi beberapa orang, luka masa lalu dapat membekas terlalu dalam, serta bagi yang lainnya belum tentu sama.

Dikutip dari laman Artikel Siloam Hospitals, ada 6 tanda orang yang mengalami trust issue sehingga bisa mengubah kepribadiannya, antara lain :

1. Mudah merasa cemburu hingga takut ditinggalkan, hal ini terjadi ketika seseorang ditinggalkan oleh mantan kekasih atau mantan suaminya bersama orang lain, perasaan itu muncul saat ia memiliki pasangan baru.

2. Merasa curiga terus menerus, setelah adanya luka pengkhianatan maka seseorang akan mudah curiga pada orang baru yang hadir di kehidupannya dan timbullah pikiran-pikiran negatif.

3. Selalu berasumsi buruk terhadap orang lain, contohnya ketika menjadi korban penipuan yang sangat merugikan, seseorang akan selalu berprasangka buruk terhadap orang lain padahal belum tentu benar.

4. Selalu menjaga jarak dengan orang lain, krisis kepercayaan diri yang dialami orang trust issue akan menciptakan jarak kepada siapapun. Menurutnya, sebagian besar orang tidak dapat dipercaya.

5. Sulit memaafkan dan melupakan kesalahan, khususnya pada orang yang telah menyakitinya, sehingga perasaan trust issue ini menyimpan rasa benci yang mendalam.

6. Memiliki rasa khawatir yang berlebih ketika menjalin suatu hubungan, yaitu dihantui oleh pikiran negatif karena takut peristiwa masa lalu itu akan terulang kembali.

Perilaku dari tanda orang yang mengalami trust issue di atas, akan membuatnya tertutup, mengisolasikan diri, sehingga merasa kesepian. Bahkan dalam jangka panjang, akan memengaruhi kualitas hidupnya.

Cara mengatasi trust issue adalah dengan meningkatkan rasa kepercayaan pada diri sendiri maupun orang lain, menjalin komunikasi yang baik, serta berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog atau psikiater.

Meskipun trust issue itu bukan termasuk penyakit mental, tapi bisa menjadi indikasi utama masalah kesehatan mental seperti gangguan kecemasan, bipolar, hingga gangguan kepribadian.

Suatu kondisi yang cukup parah ketika trust issue disebabkan dari kebohongan orang yang dicintai atau dipercaya. Hal ini dapat membuatnya sulit terhubung secara emosional dan sosial dengan orang lain.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore