Ilustrasi kesurupan.
JawaPos.com – Kesurupan menjadi salah satu fenomena yang kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis dan keberadaan makhluk halus, telah lama menjadi perdebatan.
Perubahan perilaku yang drastis, suara yang berbeda, hingga gerakan tubuh yang tak terkendali, ternyata semua itu bukanlah sekadar ‘ulah’ makhluk gaib.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi dalam otak seseorang saat kesurupan? Dalam artikel ini, kita akan menyelami lebih dalam mengenai penjelasan ilmiah tentang kesurupan.
Mulai dari perubahan aktivitas otak yang terjadi, faktor-faktor pemicu, hingga cara membedakan kesurupan asli dan palsu.
Mari kita kupas tuntas misteri di balik fenomena yang selama ini dianggap tabu dan menakutkan.
Kesurupan dalam Perspektif Medis: Dissociative Trance Disorder
Dilansir dari laman Psychology Today, Selasa (25/6), dalam dunia medis, kesurupan dikenal sebagai dissociative trance disorder (DTD), yaitu kondisi di mana seseorang mengalami perubahan kesadaran, identitas, atau perilaku yang tidak disadari.
Perubahan ini bisa berupa perubahan suara, gerakan tubuh, atau bahkan kepribadian secara keseluruhan. Penelitian ilmiah telah menunjukkan adanya perubahan aktivitas otak pada orang yang mengalami kesurupan. Bagian otak yang terlibat antara lain:
Lobus Frontal: Bagian otak yang bertanggung jawab atas kontrol motorik, emosi, dan kepribadian. Peningkatan aktivitas di area ini dapat menyebabkan kehilangan kontrol atas gerakan tubuh, emosi yang tidak stabil, dan perubahan kepribadian yang drastis.
Lobus Temporal: Bagian otak yang berperan dalam memproses bahasa, memori, dan persepsi. Peningkatan aktivitas di area ini dapat menyebabkan kesulitan dalam memahami bahasa, mengingat informasi, dan membedakan antara kenyataan dan khayalan.
Lobus Parietal: Bagian otak yang berperan dalam memproses informasi sensorik dan kesadaran akan ruang dan waktu. Penurunan aktivitas di area ini dapat menyebabkan hilangnya kesadaran akan lingkungan sekitar dan perasaan terpisah dari diri sendiri.
Faktor-Faktor Penyebab Kesurupan
Meskipun perubahan aktivitas otak menjadi faktor utama dalam kesurupan, terdapat beberapa pemicu yang dapat memicunya, antara lain:

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
