Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juni 2024 | 16.42 WIB

8 Kebiasaan yang Membuat Anda Langsung Tidak Disukai Saat Pertama Bertemu Menurut Psikologi

ilustrasi seseorang yang tidak disukai saat pertama bertemu karena memiliki kebiasaan buruk / Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang tidak disukai saat pertama bertemu karena memiliki kebiasaan buruk / Sumber foto: Freepik

JawaPos.com -  Kesan pertama memiliki pengaruh besar dalam hubungan sosial dan profesional. 

Kesan pertama yang baik dapat membuka pintu kesempatan, sedangkan kesan yang buruk bisa menyebabkan penolakan dan ketidaknyamanan. 
 
Dilansir dari Hack Spirit pada Jumat (21/6), terdapat delapan kebiasaan yang menurut psikologi dapat membuat seseorang langsung tidak disukai saat pertama bertemu.

1. Terlalu Banyak Bicara tentang Diri Sendiri

Ketika pertama kali bertemu seseorang, wajar jika kita ingin memperkenalkan diri dan berbicara tentang pengalaman atau pencapaian kita. 
 
Namun, terlalu banyak bicara tentang diri sendiri dan tidak memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara dapat memberikan kesan egois dan tidak peduli. 
 
 
Orang cenderung menyukai individu yang tertarik pada mereka dan menunjukkan rasa ingin tahu tentang kehidupan mereka. 
 
Oleh karena itu, menjaga keseimbangan dalam percakapan dan mendengarkan dengan penuh perhatian adalah kunci untuk menciptakan kesan pertama yang positif.

2. Kontak Mata yang Berlebihan atau Kurang

Kontak mata adalah elemen penting dalam komunikasi non-verbal. Kurangnya kontak mata dapat dianggap sebagai tanda ketidakjujuran, kurangnya kepercayaan diri, atau ketidakpedulian. 
 
Di sisi lain, kontak mata yang terlalu intens bisa terasa mengintimidasi atau agresif. 
 
Menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci; kontak mata yang wajar dan alami menunjukkan bahwa Anda terlibat dalam percakapan dan menghargai kehadiran lawan bicara Anda.

3. Tidak Tersenyum

Senyum adalah salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk menunjukkan keramahan dan keterbukaan. 
 
Senyum tidak hanya membuat Anda terlihat lebih approachable, tetapi juga dapat menenangkan dan memberikan rasa nyaman kepada orang lain. 
 
 
Tidak tersenyum atau menunjukkan ekspresi wajah yang datar dan dingin bisa memberikan kesan bahwa Anda tidak ramah atau tidak tertarik pada interaksi tersebut.

4. Terlalu Banyak Mengeluh

Orang yang sering mengeluh atau bersikap negatif dapat menularkan suasana hati yang buruk kepada orang lain. 
 
Mengeluh tentang pekerjaan, kehidupan pribadi, atau hal-hal sepele pada pertemuan pertama dapat membuat Anda terlihat pesimis dan membawa energi negatif. 
 
Sikap positif dan optimis lebih disukai karena dapat memberikan aura yang menyenangkan dan menenangkan dalam interaksi sosial.

5. Tidak Mendengarkan dengan Baik

Mendengarkan adalah keterampilan komunikasi yang sangat penting. Ketika Anda tidak mendengarkan dengan baik, Anda mungkin tampak tidak peduli atau tidak menghargai lawan bicara. 
 
Orang yang sering memotong pembicaraan, tidak memperhatikan ketika orang lain berbicara, atau mengalihkan perhatian mereka ke hal lain, dapat memberikan kesan bahwa mereka tidak tertarik atau tidak menghormati orang lain. 
 
Mendengarkan dengan penuh perhatian dan menunjukkan empati dapat menciptakan hubungan yang lebih kuat dan positif.
 

Sikap arogan atau merendahkan orang lain adalah salah satu cara tercepat untuk membuat orang tidak menyukai Anda. 
 
Orang yang bersikap sombong, merasa diri lebih baik dari orang lain, atau meremehkan kontribusi orang lain dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman dan ketidakpuasan. 
 
Kerendahan hati, rasa hormat, dan apresiasi terhadap orang lain sangat dihargai dalam interaksi sosial. 
 
Menghargai dan mengakui nilai dan kontribusi orang lain dapat membantu menciptakan hubungan yang lebih positif dan produktif.

7. Berbicara Terlalu Keras atau Terlalu Pelan

Volume suara yang tidak tepat dapat mempengaruhi cara orang lain memandang Anda. 
 
Berbicara terlalu keras bisa dianggap agresif atau mengganggu, sementara berbicara terlalu pelan bisa membuat orang merasa kesulitan untuk mendengar dan memahami Anda, serta dapat memberi kesan kurang percaya diri.
 
Menyesuaikan volume suara sesuai dengan situasi dan memastikan bahwa Anda berbicara dengan jelas dan sopan dapat membantu menciptakan kesan yang lebih baik.
 

Cara Anda berpakaian juga dapat mempengaruhi kesan pertama yang Anda berikan. 
 
Berpakaian yang tidak sesuai dengan situasi atau lingkungan dapat memberikan kesan bahwa Anda tidak peduli atau tidak memahami konteks sosial atau profesional. 
 
Pakaian yang rapi dan sesuai dengan kesempatan menunjukkan bahwa Anda menghargai momen tersebut dan orang-orang yang ada di sekitar Anda.
 
Berpakaian dengan baik dapat meningkatkan rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa Anda menghargai pertemuan tersebut.
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore