
Menjaga kesehatan mental anak dengan love language.
JawaPos.com – Mengasuh dan mendidik anak adalah tanggung jawab yang besar bagi orang tua. Salah satu aspek penting dalam mendidik dan mengasuh si buah hati, yakni memahami dan memenuhi kebutuhan emosional mereka.
Salah satu konsep yang dapat membantu orang tua adalah love language atau bahasa cinta. Bahasa cinta adalah cara yang unik seseorang mengungkapkan dan menerima cinta. Dengan memahami bahasa cinta anak, orang tua dapat membantu menjaga kesehatan mental anak secara lebih efektif.
Berikut adalah penjelasan tentang lima bahasa cinta anak yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan mental anak.
1. Kata-kata peneguhan (words of affirmation)
Kata-kata positif dan peneguhan dapat meningkatkan rasa percaya dan harga diri anak. Pujian dan dorongan dapat membantu meredakan stres anak. Orang dapat menerapkan itu dengan cara memberikan pujian yang tulus dan spesifik kepada anak atas usaha dan pencapaian mereka. Gunakan kata-kata dorongan ketika anak menghadapi tantangan atau kesulitan.
2. Waktu berkualitas (quality time)
Menghabiskan waktu berkualitas bersama anak dapat memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Waktu yang dihabiskan bersama dapat membantu anak merasa lebih dihargai dan tidak kesepian. Orang tua dapat menerapkannya dengan cara melakukan kegiatan bersama yang disukai anak. Contohnya bermain, membaca, atau berjalan-jalan, serta berikan perhatian penuh tanpa gangguan teknologi seperti ponsel atau televisi.
3. Hadiah (receiving gifts)
Hadiah dapat menjadi simbol kasih sayang dan perhatian dari orang tua. Menerima hadiah dapat memberikan rasa bahagia dan diterima. Pilih hadiah yang bermakna dan sesuai dengan minat anak, bukan sekadar benda materi. Gunakan hadiah untuk merayakan pencapaian atau sebagai kejutan kecil yang menyenangkan.
4. Pelayanan (acts of service)
Ketika orang tua melakukan sesuatu untuk anak mereka, anak akan merasa dihargai dan diperhatikan. Tindakan pelayanan menunjukkan contoh kasih sayang dan kepedulian yang tulus. Bantu anak dengan tugas-tugas kecil seperti menyiapkan sarapan atau membantu mengerjakan PR. Berikan perhatian ekstra saat anak sakit atau merasa sedih.
Baca Juga: Tak Bisa Jauh-jauh dari Pasangan, 4 Zodiak Ini Dikenal Memiliki Love Language Physical Touch
5. Sentuhan fisik (physical touch)
Sentuhan fisik seperti pelukan dan ciuman dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak. Sentuhan fisik dapat membantu meredakan stres dan kecemasan. Berikan pelukan dan ciuman secara rutin untuk menunjukkan kasih sayang. Lakukan kontak fisik positif seperti tepukan di punggung atau genggaman tangan saat berjalan.
Untuk menjaga kesehatan mental anak dengan bahasa cinta, Anda dapat mengenali bahasa cinta anak terlebih dahulu. Setiap anak memiliki bahasa cinta utama yang berbeda.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
