Orang yang berkarakter introvert ini seringkali salah dipahami oleh orang lain yang ekstrovert. Pasalnya, kebiasaan yang disukai orang introvert juga dirasa aneh.
Tak suka keramaian, tak suka banyak berbicara, lebih senang di tempat sepi, dan hal lainnya.
Namun begitu, ada beberapa alasan mengapa orang-orang introvert menyukai hal-hal yang dianggap aneh tersebut.
Berikut adalah setidaknya 9 kebiasaan yang dinikmati orang-orang introvert menurut psikologi, dikutip dari Hack Spirit, Jumat (14/6).
1) Menghargai kesendirian
Bagi introvert, kesendirian bukanlah sebuah hukuman, melainkan sebuah tempat perlindungan. Ini bukan isolasi atau pemutusan hubungan dengan dunia luar, namun menemukan kedamaian dan peremajaan dalam diri sendiri.
Lebih sering daripada tidak, Anda akan menemukan introvert menghargai waktu mereka sendiri. Mereka mungkin lebih suka membaca buku daripada menghadiri pertemuan sosial yang ramai atau menikmati jalan-jalan yang tenang di taman daripada di taman hiburan yang ramai.
Waktu sendirian memungkinkan para introvert untuk mengisi ulang tenaga, merenung, dan memanfaatkan pikiran dan perasaan terdalam mereka.
Namun, penting untuk diingat bahwa introvert tidak selalu ingin sendirian. Mereka hanya butuh 'me time' untuk menyeimbangkan timbangan.
2) Percakapan mendalam (deep talk)
Meskipun obrolan ringan mungkin terasa menguras tenaga dan dangkal bagi para introvert, percakapan yang mendalam dan bermakna adalah hal yang justru disenangi.
Diskusi-diskusi ini sering kali melampaui tingkat permukaan dan menggali topik-topik seperti kehidupan, filsafat, mimpi, dan gagasan.
Preferensi ini berasal dari kecenderungan introvert untuk berpikir secara mendalam dan reflektif.
Mereka mendambakan koneksi yang lebih dari sekadar berbasa-basi atau mendiskusikan cuaca. Mereka ingin tahu apa yang membuat Anda tergerak, harapan Anda, dan ketakutan Anda.
Bagi para introvert, percakapan mendalam ini lebih dari sekedar menyenangkan. Ini adalah kesempatan untuk terhubung lebih dalam, memahami perspektif berbeda, dan mempelajari sesuatu yang baru.
Jadi meskipun mereka menghindari obrolan sosial di sebuah pesta, kemungkinan besar mereka adalah orang-orang yang begadang membahas misteri alam semesta.
3) Mendengarkan daripada berbicara
Di dunia di mana setiap orang ingin didengarkan, para introvert menemukan kesenangan dalam mendengarkan. Ya, Anda membacanya dengan benar—mereka benar-benar senang mendengarkan orang lain.
Introvert seringkali menjadi pendengar yang baik, menerima informasi dan memprosesnya secara internal. Mereka tidak hanya menunggu giliran untuk berbicara; mereka sepenuhnya terlibat dengan apa yang dikatakan orang lain.
Ini tidak berarti mereka tidak punya apa-apa untuk dikatakan atau tidak bisa bercakap-cakap. Sebaliknya, ketika mereka angkat bicara, kata-kata mereka cenderung bijaksana dan berwawasan luas, berkat semua pendengaran yang mereka lakukan.
Jadi, jika Anda berbicara dengan seorang introvert dan dia terlihat pendiam, itu bukan karena ketidaktertarikannya. Mereka mungkin hanya menerima apa yang Anda katakan dan mempertimbangkannya dengan bijaksana.
4) Berjuang dengan jaringan
Mari kita jaga agar tetap nyata: acara networking bisa menjadi mimpi buruk bagi para introvert.
Tekanan untuk berbasa-basi, kebutuhan terus-menerus untuk tampil di media sosial, dan rasa lelah karena bertemu begitu banyak orang sekaligus— sungguh luar biasa.
Ini tidak berarti bahwa introvert tidak dapat membangun jaringan atau tidak pandai dalam hal itu. Hanya saja mereka sering merasa hal tersebut menguras tenaga dan lebih memilih cara yang lebih autentik untuk berhubungan dengan orang lain.
Sebaliknya, mereka mungkin mencari peluang untuk membangun hubungan empat mata, dalam suasana di mana mereka dapat melakukan percakapan yang bermakna.
Namun sampai dunia mengubah norma-norma jaringannya, ketahuilah bahwa tidak apa-apa jika Anda merasa lelah dengan kejadian-kejadian ini.
Anda tidak sendirian, dan tidak masalah jika Anda mengambil cuti setelahnya untuk mengisi ulang tenaga sosial Anda.
5) Merasa disalahpahami
Mungkin sulit menjadi seorang introvert di dunia yang sepertinya mengagungkan ekstroversi.
Orang sering salah mengartikan kebutuhan introvert akan waktu menyendiri sebagai antisosial, pemikiran mendalam mereka sebagai sikap acuh tak acuh, dan sifat pendiam mereka sebagai sikap kasar.
Tidak mudah untuk merasa disalahpahami, dan terkadang hal ini dapat menimbulkan perasaan kesepian atau frustrasi. Tapi ingat, menjadi seorang introvert bukanlah suatu kekurangan—ini adalah cara unik dalam menjalani dunia.
6) Lebih memilih pesan daripada panggilan
Jujur saja, banyak introvert yang takut menelepon ataupun ditelepon. Tiba-tiba telepon berdering yang meminta perhatian segera bisa sangat mengejutkan.
Ditambah lagi, tekanan untuk menjaga percakapan tetap mengalir tanpa keheningan yang canggung—itu cukup membuat para introvert merasa cemas.
Sebaliknya, introvert sering kali lebih suka mengirim pesan teks atau email. Bentuk komunikasi ini memberikan waktu untuk berpikir sebelum merespons dan tidak memerlukan perhatian segera.
Juga lebih mudah untuk mengontrol kecepatan percakapan dan menghindari perubahan yang tidak terduga, menjadikannya cara yang lebih nyaman untuk berkomunikasi.
Jika Anda seorang introvert yang lebih suka mengirim pesan teks daripada menelepon, ketahuilah bahwa itu tidak masalah. Ini semua tentang berkomunikasi dengan cara yang membuat Anda merasa paling nyaman.
7) Mencintai malam yang tenang
Meskipun beberapa orang mungkin menganggap gagasan tentang malam yang tenang itu membosankan, bagi para introvert, itu adalah kebahagiaan murni. Beri kami buku bagus, film favorit, atau mungkin musik yang menenangkan, dan kami siap untuk malam itu.
Siapa yang butuh musik keras dan ruang klub yang ramai jika Anda bisa mendapatkan selimut yang nyaman, teh hangat, dan mungkin teman berbulu di sisi Anda? Ini adalah Jumat malam yang sempurna versi kami.
Jadi, jika Anda seorang introvert yang lebih suka tinggal di rumah daripada keluar rumah, terimalah! Tidak ada yang lebih baik daripada menikmati kebersamaan dengan diri sendiri dan melakukan hal-hal yang benar-benar membuat Anda bahagia.
8) Terlalu memikirkan segalanya
Salah satu ciri umum yang dimiliki sebagian besar introvert adalah kecenderungan untuk berpikir berlebihan.
Entah itu mengulang percakapan dari tiga hari yang lalu atau mengkhawatirkan bagaimana kejadian di masa depan, pikiran kita terus-menerus berdengung.
Meskipun pemikiran mendalam ini dapat menghasilkan wawasan yang luar biasa, hal ini juga dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang tidak perlu.
Kita bisa saja malah menciptakan masalah yang sebenarnya tidak ada dan mengkhawatirkan hal-hal di luar kendali kita.
Jika Anda seorang introvert yang cenderung berpikir berlebihan, inilah saatnya untuk mengurangi kelonggaran. Tidak apa-apa untuk tidak mengetahui semua jawabannya.
Tidak apa-apa untuk membuat kesalahan. Dan tentu saja tidak masalah jika Anda melepaskan hal-hal yang berada di luar kendali Anda.
Ingat, berpikir berlebihan tidak akan memberi Anda kendali atas kejadian-kejadian dalam hidup, namun akan mencuri ketenangan pikiran Anda. Jadi izinkan diri Anda untuk bersantai dan menjalani hidup satu per satu.
9) Merangkul siapa Anda
Sebagai seorang introvert, Anda memiliki kualitas unik yang membuat Anda istimewa. Anda bijaksana, sensitif, mawas diri, dan sering kali menjadi pendengar yang baik.
Jangan merasa tertekan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma masyarakat untuk bersikap supel atau selalu 'aktif'. Sifat introvert Anda bukanlah kekurangan; itu adalah kekuatan.
Tidak apa-apa untuk memilih tempat yang tenang daripada tempat yang bising. Tidak apa-apa menikmati kebersamaan dengan Anda sendiri. Tidak apa-apa jika Anda membutuhkan waktu untuk memulihkan tenaga setelah acara sosial.
Ingat, tidak ada cara yang 'tepat' untuk bersosialisasi, bekerja, atau hidup. Satu-satunya cara yang benar adalah cara yang terasa benar bagi Anda.
Jadi rangkullah diri Anda yang introvert . Rayakan keunikan Anda. Dan ingat, di dunia di mana semua orang berusaha menyesuaikan diri, sungguh menyenangkan bisa tampil menonjol hanya dengan menjadi diri Anda sendiri.