Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juni 2024 | 15.08 WIB

Terapi Kesehatan Mental Lewat Biblioterapi: Pengertian, Cara, dan Masalah yang Diatasi

Pengertian, cara, dan masalah yang diatasi dari biblioterapi. /Julie Betters/Pinterest - Image

Pengertian, cara, dan masalah yang diatasi dari biblioterapi. /Julie Betters/Pinterest

JawaPos.com-Membahas manfaat dari membaca buku memang seakan tak ada habisnya.

Selain membuat wawasan bertambah luas, siapa sangka bahwa membaca buku pun bisa juga menjadi alternatif terapi untuk mengatasi sejumlah masalah psikologis, misalnya gangguan kecemasan, depresi, hingga masalah ketergantungan obat.

Terapi baca buku yang unik ini disebut biblioterapi (bibliotherapy).

Biblioterapi sendiri memanfaatkan bahan-bahan bacaan yang bisa menambah kualitas hidup karena buku-buku yang disediakan mengandung informasi, dukungan serta panduan dalam menghadapi peristiwa sehari-hari.

“Biblioterapi merupakan metodologi penyembuhan penyakit dengan menggunakan sarana buku atau literatur,” dikutip dari perpusnas.go.id oleh JawaPos.com pada Rabu (12/6).

Dimana disebutkan juga bahwa National Institute for Clinical Excellence (NICE) merekomendasikan biblioterapi ini sebagai terapi pengobatan pada orang yang mengalami depresi ringan, sedang, ansietas dan panik, gangguan makan, OCD, fobia sampai hubungan pernikahan.

Bahkan dilansir dari ejournal.upi.edu oleh JawaPos.com Rabu (12/6) dijelaskan bahwa biblioterapi digunakan dalam kerja kelompok sosial dan terapi kelompok serta dilaporkan bahwa terapi ini efektif bagi semua orang dari berbagai kelompok usia, baik bagi pasien rawat inap maupun rawat jalan, juga efektif bagi orang-orang sehat yang ingin berbagi literatur yang berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan pribadi.

Banyak informasi dapat diperoleh melalui kegiatan membaca, seperti biblioterapi ini membuat seseorang dapat mempelajari fakta-fakta baru, mulai dari cara dalam memandang masalah yang berbeda dari orang lain sampai pilihan dari cara memikirkan masalah yang dialami.

Oleh karenanya, terapi dengan membaca buku ini dinilai dapat memberikan insight yang bermanfaat bagi klien atau pasien dalam mengatasi masalah-masalah yang dianggap mengganggunya.

Terapi membaca buku atau biblioterapi dapat dilakukan dengan lima cara berdasarkan yang dilansir dari laman perpustakaan.bsn.go.id oleh JawaPos.com pada Rabu (12/6) adalah sebagai berikut:

  1. Biblioterapi Preskriptif: Menggunakan buku-buku berisi bacaan self-help untuk membantu mengarahkan pola pikir, perasaan, dan tindakan.
  2. Biblioterapi Development: Menggunakan buku-buku dengan tema pendidikan dan perkembangan
  3. Biblioterapi Berdasarkan Resep: Menggunakan bahan bacaan yang sesuai dengan masalah psikologis yang dialami.
  4. Biblioterapi Kreatif: Menggunakan bahan bacaan yang dibuat dari imajinasi seperti novel, cerpen, dan lain-lain untuk meningkatkan kesehatan mental.
  5. Biblioterapi Terapeutik: Mengkombinasikan dengan terapi lain untuk mengelola masalah psikologis.

Siapa pun sebenarnya bisa memperoleh manfaat dari kegiatan membaca buku. Akan tetapi, jika diterapkan menjadi terapi psikologis, terapi membaca buku ini sangat efektif bagi mereka yang mengalami:

  1. Depresi
  2. Gangguan Makan
  3. Gangguan Kecemasan
  4. Penyalahgunaan Narkoba
  5. Masalah dengan Hubungan Asmara
  6. Masalah Kesepian, Isolasi, Kematian, dan lain-lain.

Tidak hanya dinilai mampu menangani masalah dengan diri sendiri, biblioterapi juga bisa mengatasi masalah mental yang melibatkan orang lain, seperti pengelolaan amarah, rasa malu, takut akan penolakan, hingga rasisme dan seksisme.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore