
Ilustrasi persoalan dalam 5 tahun pertama pernikahan. /Sumber foto : Unsplash.com/VitalyGariev
JawaPos.com - Dalam ilmu psikologi, fase 5 tahun pertama menjadi persoalan terberat dalam pernikahan.
Ketika berhasil melewati ini, maka besar kemungkinan rumah tangga tersebut akan semakin kuat.
Pada fase 5 tahun pertama pernikahan, sering dikejutkan oleh kepribadian masing-masing yang baru diketahui bahkan bisa jadi tak sesuai dengan ekspektasi.
Dilansir dari laman Siap Nikah, Psikolog Liza juga mengungkapkan bahwa fase 5 tahun pertama pernikahan disebut dengan 'masa kritis' walaupun tak semua pasangan akan tampak kesulitan.
Banyaknya perbedaan antar pasangan menjadi hal utama yang menyebabkan pasutri mengalami masa-masa sulit di fase 5 tahun pertama pernikahan.
Sekalipun kedua pasangan tersebut telah melewati fase pacaran bertahun-tahun, hal tersebut tak bisa dipungkiri terjadi ketika sudah menikah dan tinggal bersama.
Sehingga satu sama lainnya harus beradaptasi terhadap perubahan sikap atau keadaan, karena manusia bukanlah makhluk yang dinamis, dapat berubah sewaktu-waktu.
Baca Juga: Angka Pernikahan Dini Masih Tinggi, Masyarakat Perlu Pahami Risikonya
Ditambahkan dari laman Mama Bear, terdapat 3 persoalan utama yang sering terjadi di fase 5 tahun pertama pernikahan, hal ini wajib dipelajari oleh pasutri baru, diantaranya adalah.
1. Waktu
Sebagian besar pasangan akan berpikir bahwa menikah bisa menghemat waktu dan merasa senang ketika semua hal dapat dilakukan bersama.
Padahal masing-masing perlu menyesuaikan diri antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.
Kedua pasangan harus memiliki skala prioritasnya masing-masing, dan jangan lupa untuk memberikan "ruang sendiri" agar kehidupan rumah tangga dan pribadi akan tetap seimbang.
2. Uang
Hal yang cukup krusial ini sering menjadi faktor perselisihan dalam rumah tangga. Maka komunikasikan secara terbuka dalam pendapatan serta alokasi pengeluaran.
Jika ada cicilan atau utang maka baiknya harus dibicarakan, agar semuanya transparan dan tak ada yang sembunyikan baik dari pihak istri maupun suami.
Baca Juga: Pentingnya Memerhatikan Core Values dalam Memilih Pasangan yang Setara untuk Menjalani Pernikahan: Calon Pengantin Sudah Tau Ini?
3. Seks
Hubungan biologis dalam ikatan yang sah bisa menjadi salah satu penyebab perselisihan rumah tangga, yang seharusnya menyenangkan malah timbul perdebatan karena memiliki keinginan yang berbeda.
Beberapa masalah di atas tentunya bisa berdampak besar pada fase 5 tahun pertama pernikahan, bahkan ada yang nyaris berpisah karena ketidaksanggupan antara keduanya dalam menghadapi berbagai persoalan.
Kehidupan pernikahan sejatinya dijalani oleh dua orang yang selalu bertumbuh, maka dari itu perlu terus belajar cara komunikasi dengan baik serta memahami satu sama lain.
Masing-masing pasangan harus berbesar hati, senantiasa berdoa, elegan dalam mengingatkan kesalahan yang dilakukan, dan sertakan Tuhan dalam kehidupan pernikahan.
***

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
