
Salah satu perilaku yang menyebabkan terus-menerus kehilangan teman adalah kurangnya empati (freepik/cookie_studio)
JawaPos.com – Ada perbedaan besar antara berselisih dengan teman dan kehilangan teman terus-menerus. Perbedaannya yakni terletak pada kesadaran diri.
Orang yang terus-menerus kehilangan teman, biasanya menunjukkan perilaku tertentu tanpa mereka sadari.
Perilaku ini dapat membuat teman Anda menjauh, membuat mereka merasa sakit hati, bingung, atau sekadar muak.
Hal ini bukan tentang sengaja menjauhkan orang, namun tentang kebiasaan yang lebih banyak merugikan daripada membawa manfaat.
Dilansir dari laman Global English Editing, Senin (10/6), berikut beberapa perilaku yang biasanya ditunjukkan oleh orang yang terus-menerus kehilangan teman diantaranya :
Empati memiliki peranan penting dalam membangun persahabatan yang kuat. Namun, individu yang terus-menerus kehilangan teman sering kali tidak memiliki sifat empati.
Tanpa mereka sadari, kurangnya empati dapat membuat teman-temannya menjauh dan acuh tak acuh.
Empati yang kurang bisa merusak hubungan emosional sehingga menyebabkan hubungan mereka dengan teman-temannya menjadi renggang.
Baca Juga: Kenali dan Atasi dengan Bijak, Ini 6 Ciri dan Tanda Seorang Teman Menyimpan Rasa Iri Dengki Padamu
Bersikap terlalu kritis dapat merusak persahabatan. Meskipun umpan balik yang membangun bisa membantu namun jika kritik terus-menerus dapat menunjukkan kekurangan yang dapat membuat teman-temannya merasa tidak dihargai dan diremehkan.
Kepercayaan adalah fondasi kuat dalam membangun hubungan apapun terutama dalam persahabatan.
Sayangnya, individu yang sering kehilangan teman seringkali memiliki kebiasaan ingkar janji.
Ironisnya, mereka tidak menyadarinya namun setiap janji yang mereka ingkari semakin mengurangi kepercayaan teman-temannya.
Intinya menepati janji sangat penting untuk membina persahabatan yang kuat dan langgeng.
Persahabatan adalah hubungan dua arah yang tumbuh kuat dalam sikap saling memberi dan menerima.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
