Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Mei 2024 | 15.15 WIB

Bikin Kulit Wajah Awet Muda Tanpa Bedah dengan Skin Booster

ilustrasi kulit wajah sehat. (Healthy Magazine) - Image

ilustrasi kulit wajah sehat. (Healthy Magazine)

JawaPos.com – Kulit wajah memang wajib dirawat agar bisa mempertahankan kecantikannya. Tak hanya dengan rutin menggunakan produk skin care, menjaga kecsntikan kulit wajah bisa lebih maksimal dengan skin booster.

Skin booster sendiri merupakan salah satu tindakan perawatan kulit lewat suntikan, yang dilakukan profesional. Nantinya, ada bahan aktif yang disuntikan ke beberapa titik pada wajah untuk menutrisi kulit.  

Dalam The Grand Launching of Revok50 baru-baru ini, Dokter Estetika dr. Rudy Haryono, mengungkapkan, perawatan skin booster memang sudah popular di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan peminatnya bukan hanya perempuan tapi juga kaum laki-laki. Karena sejatinya perawatan kulit memang untuk siapa saja.

Untuk skin booster Revok50 yang baru diluncurkan, dr. Rudy mengungkapkan, tindakan yang dilakukan pun lewat suntikan. Suntikan ini mengandung konsentrasi asam hialuronat yang tinggi dan kombinasi asam amino.

Para narasumber dalam The Grand Launching of Revok50.

Formualsi tersebut nantinya akan merangsang produksi kolagen pada kulit. Lalu meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit, mengurangi munculnya keriput dan garis-garis halus, memulihkan volume yang hilang. Sehingga akhirnya mencapai kulit yang kencang, tampak awet muda dan bercahaya.

“Biasanya kita suntikan itu satu bulan sekali. Hasil optimal biasanya 3-4 kali treatment,” ujar dr. Rudy.

Dipaparkan dr. Rudy, setiap kali tindakan skin booster maka akan ada perubahan yang terlihat apda kulit. Seperti pori-pori yang lebih kecil, kulit lebih halus dan lebih glowing. Bahkan, ada efek lifting yang bikin wajah terlihat muda.

“Jadi, dalam satu kali treatment sudah kelihatan hasilnya. Tapi, jika ingin maksimal sebaiknya diulang lagi enam bulan sekali,” sambungnya.

Nantinya, skin booster akan disuntikan pada titik-titik tertentu pada wajah denga lebih dulu mengoleskan krim topical untuk mengurangi rasa nyeri. Namun bisa juga dilakukan bius agar pasien tidak merasa sakit saat disuntik.

“Efeknya akan muncul bengka kecil pada bekas suntikan, yang akan hilang dalam hitungan jam,” papar dr. Rudy.

Lantas, usia berapa yang bisa melakukan skin booster?

Dokter Rudy menerangkan sejatinya produksi HA dan kolagen pada kulit akan menurun sekitar 1 persen tiap tahun. Sehingga, untuk agar produksi kolagen tetap terpenuhi, skin booster bisa dilakukan mulai usia 25 tahun.

“Biasanya di umur tersebut (25 tahun, Red) produksi HA dan kolagen pada kulit sudah menurun. Sehingga skin booster bisa mendukung elastisitas kulit sejak dini,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama John Teh selaku Sales Director of Redo Marketing Indonesia, mengungkapkan, peluncuran Revoks50 di Indonesia bukan sekadar untuk memberitahu tapi juga mengedukasi dokter dengan inovasi skin booster terbaru dari Italia. Sehingga para dokter tidak perlu jauh-jauh cari keluar untuk inovasi ini.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore