Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Mei 2024 | 21.46 WIB

8 Tanda Kamu Harus Menjauhi Media Sosial, Salah Satunya Sudah Mulai Mengabaikan Kehidupan Pribadi

Ilustrasi tanda orang yang harus menjauhi media sosial. - Image

Ilustrasi tanda orang yang harus menjauhi media sosial.

JawaPos.com - Menghabiskan banyak waktu dengan bermain media sosial memiliki lebih banyak dampak negatif daripada keuntungan-keuntungan. Apalagi saat ini banyak dari pengguna media sosial yang mengalami kecanduan sehingga memengaruhi kesehatan emosional, mental, serta kualitas hidup.

Apabila kamu memiliki tanda-tanda seperti yang JawaPos.com lansir dari laman The Minds Journal, Minggu (12/5), mungkin kamu perlu untuk melakukan detoksifikasi media sosial. Jika tidak bisa menjauhi semua platform media sosial yang kamu miliki secara permanen, kamu bisa menghindarinya untuk sementara waktu.

1. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain secara terus-menerus

Salah satu alasan utama mengapa kamu harus melakukan detoks media sosial adalah ketika kamu sudah mulai membandingkan dirimu dengan orang lain secara terus-menerus. Banyak pengguna media sosial seperti Facebook, Instagram dan media sosial lainnya yang membandingkan kehidupannya dengan orang lain.

Padahal orang-orang di media sosial biasanya hanya akan membagikan momen terbaik mereka saja. Sedangkan kehidupan sehari-hari kita pada umumnya biasa saja dan cenderung membosankan.

Perbandingan tersebut akan membuat kita merasa tidak pernah cukup dengan diri sendiri, sulit bersyukur hingga tidak pernah merasa puas dengan apapun yang kita miliki.

Jika kamu tidak bisa berhenti untuk membandingkan kehidupanmu sehari-hari dengan apa yang orang lain perlihatkan di media sosial. Sehingga membuat kamu berfikir bahwa hidup mereka sempurna dan hidupmu buruk, maka itu pertanda kamu harus menjauh dari media sosial.

2. Kamu merasa bahwa dirimu buruk

Ketika melihat postingan orang lain tentang liburan keluarga, pernikahan, tempat kerja ataupun hal keren lainnya, terkadang terbesit dan hati perasaan cemburu terhadap apa yang mereka lakukan.

Tanpa disadari hal tersebut membuatmu merasa benci kepada diri sendiri, meragukan diri sendiri, rendahnya rasa percaya diri, serta ketakutan akan kegagalan dan rasa tidak aman perlahan-lahan akan mulai muncul.

Jika kamu merasa memiliki ketergantungan pada jumlah like, followers, comment, ataupun retweet sehingga mempengaruhi kepercayaan diri, sebaiknya kamu mulai untuk menjauh dari media sosial. Perlu diingat bahwa tidak ada orang yang menjalani kehidupan sempurna terlepas dari apa yang mereka posting di media sosial.

3. Ponsel adalah hal pertama yang kamu cek

Tahukah kamu bahwa lebih dari 80 persen pengguna smartphone memeriksa perangkat mereka dalam waktu 15 menit setelah mereka bangun tidur?

Jika kamu salah satunya, kamu harus segera berhenti menggunakan media sosial karena perilaku tersebut berkaitan dengan peningkatan kecemburuan, stress, kurangnya perhatian, mood negatif dan juga depresi.

Selain itu, memeriksa media sosial sebelum tidur juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan menyebabkan insomnia karena merangsang otak. Bahkan sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang lebih sering menggunakan smartphonenya sebelum tidur lebih besar mengalami kurang tidur.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore