
Ilustrasi- Pasangan Bahagia dalam Pernikahan (OlcayErtem)
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana beberapa pasangan berhasil mempertahankan kebahagiaan pernikahan mereka selama puluhan tahun, masih memancarkan kegembiraan yang sama seperti pada hari pernikahan mereka?
Dr. Paul Hokemeyer, seorang terapis Pernikahan dan Keluarga yang berlisensi serta penulis Fragile Power: Why Having It All Is Never Enough, mengungkapkan beberapa rahasia di balik cinta yang abadi itu.
Mengambil dari pengalamannya sebagai terapis pernikahan selama hampir 20 tahun, Dr. Hokemeyer memberikan wawasan tentang kualitas-kualitas kunci yang berkontribusi pada pernikahan yang langgeng, meskipun dinamika cinta berkembang seiring waktu, diantaranya:
1. Respek: Fondasi Keharmonisan
Dr. Hokemeyer menekankan, terlepas dari perbedaan dalam orientasi seksual, ras, atau agama, saling menghormati membentuk dasar dari pernikahan yang sehat dan memuaskan.
Hal ini tentu saja melibatkan menghormati masa lalu masing-masing, mendukung aspirasi mereka untuk masa depan, dan menghargai momen saat ini bersama.
2. Rasa Ingin Tahu: Menyalakan Api Romantis
Pasangan yang mempertahankan kebahagiaan pernikahan mereka selama bertahun-tahun menjaga rasa ingin tahu yang tak pernah padam untuk hidup dan satu sama lain.
Dr. Hokemeyer menegaskan peran rasa ingin tahu diantaranya; membakar kegembiraan akan seuatu yang tidak diketahui, membentuk rasa petualangan dalam menjelajahi dunia bersama, dan memperdalam ikatan mereka melalui pengalaman bersama.
3. Humor: Perekat yang Mengikat
Tertawa memiliki kekuatan transformatif dalam hubungan, berfungsi sebagai perekat yang menyatukan pasangan melalui cobaan dan kesulitan hidup.
Dr. Hokemeyer menyoroti pentingnya menemukan humor dalam momen-momen biasa maupun sulit karena hal sederhana ini mampu membentuk ketahanan pernikahan, memperkuat hubungan emosional, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
4. Adaptabilitas: Menavigasi Pasang Surut Kehidupan
Pernikahan adalah perjalanan yang ditandai dengan evolusi konstan, bukan keadaan statis. Dr. Hokemeyer menekankan pentingnya bagi pasangan untuk merangkul perubahan dan menyesuaikan diri dengan dinamika yang berubah dari hubungan mereka.
Hal ini tentu saja termasuk mengakui bahwa fase-fase kehidupan yang berbeda membutuhkan tingkat energi dan komitmen yang bervariasi serta memerlukan fleksibilitas dan pengertian bersama.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
