
4 Cara Berbicara Dengan Orang Pintar (pexels/fauxels)
JawaPos.com – Bergabung dan menjalin hubungan dengan orang-orang yang lebih pintar dari Anda adalah cara yang bagus untuk membuka pikiran Anda terhadap konsep dan ide baru.
Secara teori kedengarannya bagus, tetapi jika Anda bertanya-tanya mengapa Anda tidak bisa membuat orang-orang seperti itu berbicara dengan Anda, maka Anda lah masalahnya.
Orang yang telah mencapai puncak profesi pilihannya adalah orang yang istimewa. Anda mungkin mengagumi mereka dan menyukai setiap kata yang mereka ucapkan.
Jika Anda kebetulan berada di dekatnya, Anda terkadang akan melontarkan sesuatu yang bodoh dan membuat diri Anda sendiri terlihat seperti seorang fan boy groupie.
Oleh karena itu, perlu diketahui bagaimana cara berbicara dengan mereka. Dilansir dari akun LinkedIn Bill Wagner, MBA, Jumat (19/4), berikut 4 cara berbicara dengan orang pintar.
1. Pelajari leksikonnya
Setiap profesi mempunyai nomenklaturnya tersendiri. Baik Anda seorang pengacara, dokter, atau pakar start-up, ada serangkaian kata khusus yang bertindak sebagai sinyal bagi orang-orang di grup yang Anda minati.
Penguasaan Anda terhadap kata-kata itu adalah sinyal selanjutnya mengenai bagaimana orang akan bereaksi terhadap Anda. Belajarlah mengucapkannya dengan benar. Pelajari bagaimana masing-masing kata cocok menjadi sebuah kalimat yang baik.
2. Ketahui faksi-faksinya
Setiap kelompok besar memiliki kelompok-kelompok kecil yang terbentuk di dalamnya. Misalnya di bidang medis, yang terdiri dari begitu banyak spesialisasi.
Artinya, bertanya kepada pengacara kontrak tentang perbedaan antara perilaku jahat dan sembrono akan membuat Anda terlihat lucu padahal seharusnya Anda menanyakan pertanyaan itu kepada pengacara kriminal.
Di sinilah sindrom fan boy berperan, dan Anda kehilangan kredibilitas saat mencoba terlihat pintar didepan orang-orang pintar itu padahal sebenarnya tidak.
3. Ketahui iklim/tren saat ini
Jika Anda bisa duduk bersama seorang pengusaha untuk waktu yang lama, mengoceh tentang Steve Jobs akan membuat Anda tersenyum dan mengangguk, itu saja. Steve Jobs adalah pionirnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
