Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 April 2024 | 23.10 WIB

Mengenal Attachment Style Menurut Teori Keterikatan dalam Psikologi, Seberapa Penting Mengetahui Ini untuk Hubungan Anda?

Ilustrasi pasangan serasi yang saling tersenyum. /Sumber Foto: (Freepik/freepic.diller) - Image

Ilustrasi pasangan serasi yang saling tersenyum. /Sumber Foto: (Freepik/freepic.diller)

JawaPos.com – Pernahkah Anda merenungkan bagaimana pengalaman masa kecil Anda memengaruhi hubungan romantis yang Anda jalin saat ini? 

Teori keterikatan (attachment theory) mengusulkan bahwa pola interaksi awal kita dengan pengasuh utama, seperti orang tua, dapat membentuk gaya keterikatan kita dan berdampak pada hubungan romantis di masa depan. 

Sedangkan gaya keterikatan atau attachment style adalah sebuah konsep dalam psikologi yang menjelaskan pola perilaku dan interaksi seseorang dalam hubungan yang dekat, terutama romantis. 

Konsep ini pertama kali dikembangkan oleh psikolog John Bowlby pada tahun 1950-an dan telah menjadi salah satu teori yang paling berpengaruh dalam memahami hubungan interpersonal.

Melansir informasi di laman Phys.org, Kamis (18/4), artikel ini akan membahas pentingnya teori keterikatan dalam memahami dinamika hubungan romantis Anda.

Mengenal Attachment Style Menurut Teori Keterikatan

Menurut teori keterikatan, ada tiga gaya keterikatan atau attachment style utama:

  • Aman (Secure): Individu dengan gaya keterikatan aman merasa nyaman dengan keintiman dan kemandirian. Mereka cenderung memiliki hubungan yang langgeng dan sehat.

  • Cemas (Anxious): Individu dengan gaya keterikatan cemburu seringkali merasa cemas dan tidak aman dalam hubungan. Mereka mungkin membutuhkan kepastian dan validasi terus-menerus dari pasangan.

  • Menjauh (Avoidant): Individu dengan gaya keterikatan menjauh cenderung menghindari keintiman dan ketergantungan emosional. Mereka mungkin kesulitan untuk berkomitmen dalam hubungan.

  • Dampak Attachment Style pada Hubungan Romantis

    Penelitian menunjukkan bahwa gaya keterikatan dapat memengaruhi cara kita berperilaku dan berkomunikasi dalam hubungan romantis. Misalnya, individu dengan gaya keterikatan Anxious mungkin:

    • Lebih sering cemburu dan posesif

  • Membutuhkan kontak dan komunikasi yang konstan dengan pasangan

  • Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore