
Ilustrasi tanda menjalani hubungan kodependen sebagai seorang introvert.
JawaPos.com – Konsep hubungan kodependen bermula dari tahun 1950-an yang awalnya merupakan konteks Alcoholics Anonymous, jelas Dr. Renee Exelbert, seorang psikolog berlisensi. Meski ketergantungan semacam ini sering terlihat dalam hubungan di mana seseorang mengalami kecanduan, hal ini juga dapat terjadi dalam hubungan yang tidak melibatkan penyalahgunaan zat sama sekali.
Hubungan seperti ini sering terjadi ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang lemah dan sulit menetapkan batasan yang sehat dalam suatu hubungan. Kodependensi dapat bervariasi sesuai dengan tingkat keseriusannya dan dapat terjadi dalam berbagai jenis hubungan, termasuk antara orang tua dan anak, pasangan, dan bahkan rekan kerja dan atasan.
Definisi sederhana dari kodependensi adalah ketika seseorang secara konsisten memprioritaskan kebutuhan orang lain, dan mengabaikan kebutuhan serta emosinya sendiri dalam prosesnya.
Tak sedikit orang-orang introvert dan sensitif yang berada dalam hubungan kodependen ini. Tampaknya, orang yang pendiam dan sensitif seperti introvert dinilai lebih rentan terhadap dinamika hubungan yang tidak sehat ini.
Mengenali hubungan kodependen yang seringkali dialami oleh orang-orang introvert tidak selalu mudah. Seringkali, ini adalah pola bawah sadar yang berkembang seiring berjalannya waktu.
Jadi, mari jelajahi beberapa cara untuk mengidentifikasi apakah hubungan Anda sebagai seorang introvert menunjukkan tanda-tanda kodependensi seperti yang dilansir dari Introvertdear.com.
1. Anda ingin bisa menyembuhkan atau “menyelamatkan” pasangan Anda
Orang introvert seringkali memiliki tingkat empati yang tinggi. Hal ini dapat dengan mudah membuat diri mereka terjebak dalam hubungan kodependen tanpa menyadarinya.
Meskipun membantu dan mendukung pasangan Anda adalah hal yang luar biasa, ingatlah bahwa memperbaikinya bukanlah tanggung jawab Anda. Perjalanan penyembuhan pribadi mereka adalah sesuatu yang perlu mereka lakukan sendiri.
Bayangkan pasangan Anda menutup diri saat bertengkar. Empati Anda mungkin akan membuat Anda memahami mengapa hal ini terjadi, dN mungkin Anda akan menghubungkannya dengan pengalaman masa lalu mereka.
Hal ini nampak seperti pengabaian emosional sebagai seorang anak. Pemahaman ini umum terjadi pada introvert yang berempati dan otomatis membuat Anda percaya bahwa Anda bisa membantu pasangan Anda mengatasi reaksi-reaksi ini.
Anda mungkin mendapati diri Anda ingin membantu pasangan Anda terbuka dan mengekspresikan emosinya, atau bahkan berpikir Anda dapat memperbaiki atau “menyelamatkannya”, atau membantunya pulih dari masalah yang belum terselesaikan ini.
Meski keinginan ini patut dipuji, penting untuk diingat bahwa Anda bukanlah terapis pasangan Anda. Peran Anda adalah menikmati hubungan tersebut, bukan malah membantunya sembuh dari sesuatu yang And sendiri tidak mengetahuinya.
Oleh karena itu, jika Anda mendapati diri Anda mencoba menyembuhkan pasangan Anda, berhentilah sejenak dan pertimbangkan apa yang Anda coba perbaiki dan alasannya. Refleksi ini adalah kunci yang berpotensi membentuk kembali dinamika hubungan Anda.
2. Suasana hati mereka menjadi tanggung jawab Anda

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
