Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 April 2024 | 20.50 WIB

10 Alasan INFJ Sering Disalahpahami Orang Sekitarnya, Ada Terlalu Sensitif hingga Suka Kesendirian

Ilustrasi INFJ sering disalahpahami orang sekitarnya. /Sumber foto: Vecteezy - Image

Ilustrasi INFJ sering disalahpahami orang sekitarnya. /Sumber foto: Vecteezy

JawaPos.com - Tidak dapat disangkal bahawa kepribadian INFJ itu spesial. Faktanya, INFJ bukan hanya langka, tapi juga tipe kepribadian yang paling minoritas di bumi.

Sebagai informasi, hanya 1 hingga 3 persen populasi di bumi yang memiliki tipe MBTI ini.

Lantaran sangat jarang, mereka pun lebih sering disalahpahami orang sekitarnya dibandingkan kebanyakan tipe kepribadian lainnya.

Dikutip All About Introverts, Sabtu (6/4), berikut alasan mengapa INFJ lebih sering disalahpahami orang sekitarnya.

  1. Orang lain menganggap mereka intens dan sulit didekati

INFJ sering disalahpahami karena kepribadiannya membuat mereka tampak lebih intens dan sulit didekati dibandingkan orang kebanyakan.

Sebagai introvert, mereka rentan terhadap pemikiran mendalam dan monolog internal berkelanjutan. Sebagai perasa intuitif, mereka mahir membaca dan memahami emosi orang lain.

Meskipun hal-hal ini merupakan aset bagi INFJ, hal-hal ini justru membuat orang berpikir bahwa hal-hal ini tidak dapat didekati dan terlalu intens.

  1. Orang lain menganggap dirinya terlalu sensitif

Tampaknya aneh jika seseorang terlihat terlalu intens dan sensitif, namun itulah masalah yang dihadapi banyak INFJ karena mereka begitu peka terhadap emosinya sendiri dan emosi orang lain, INFJ sering kali tampak terlalu sensitif terhadap orang lain.

Sayangnya, beberapa orang menganggap kepekaan mereka sebagai kelemahan alih-alih kepedulian. Hal ini membuat INFJ merasa terasing karena mempunyai perasaan di luar kendali mereka.

  1. INFJ membutuhkan harmoni, sulit mengetahui apa yang sebenarnya mereka inginkan

INFJ ingin menciptakan lingkungan penuh harmoni dan kedamaian. Mereka ingin memiliki hubungan interpersonal positif. Mereka juga ingin melihat teman dan keluarganya sukses, meskipun kesuksesan orang yang mereka cintai harus dibayar mahal.

Terkadang hal itu berarti INFJ mengorbankan keinginannya sendiri demi melihat teman dan keluarganya mendapatkan apa yang diinginkannya.

  1. Mereka tampak percaya diri padahal sebenarnya sedang menutupi rasa tidak aman

INFJ pandai terlihat seolah-olah mereka tahu persis apa yang mereka lakukan. Dengan keterampilan perseptif dan kecerdasannya, hal ini sering terjadi. Orang lain sering memandang mereka sebagai individu percaya diri. Namun, banyak INFJ bergumul dengan keraguan.

  1. Saat stres, INFJ menutup diri dari orang lain

Stres dialami semua tipe kepribadian. Namun, hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi INFJ karena mereka cenderung menginternalisasikan stres dan menutup diri dari orang lain ketika pemicunya muncul.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore