Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Maret 2024 | 20.30 WIB

Jangan Khawatir, Begini 7 Cara Mendidik Anak Broken Home, Terapkan Co-Parenting Hingga Menjaga Komunikasi

Ilustrasi orang tua sedang mendidik anak broken home (freepik) - Image

Ilustrasi orang tua sedang mendidik anak broken home (freepik)

JawaPos.com – Anak broken home adalah salah satu kondisi anak yang disebabkan oleh perceraian orang tua.

Tidak sedikit orang tua yang mengalami perceraian kemudian tidak memperdulikan anaknya.

Hal tersebut bisa mengakibatkan kesehatan mental anak menjadi kurang baik. Mulai dari gangguan ringan hingga depresi berat yang berujung tidak terkontrol sehingga dilampiaskan ke perbuatan-perbuatan kurang terpuji.

Namun tidak sedikit pula, orang tua yang sudah berpisah namun tetap bisa mendidik anaknya dengan baik sehingga kesehatan mental juga tetap terjaga.

Dilansir dari laman Dokter Psikologi, terdapat 7 cara mendidik anak yang berada di fase broken home diantaranya :

1. Memiliki kesadaran diri untuk bertanggung jawab pada anak

Cara pertama untuk mendidik anak yang broken home adalah memiliki kesadaran diri akan tanggung jawab terhadap anak. Banyak kasus setelah perpisahan, orang tua lupa dengan anak dan tanggung jawabnya.

Mulai dari orang tua yang tidak memberikan nafkah hingga lupa akan berkomunikasi baik serta apa yang dibutuhkan oleh anak.

Sehingga disarankan meskipun sudah berpisah, kedua orang tua tetap menyayangi dan tidak lupa tanggung jawab kepada anak mulai dari kebutuhan hingga kasih sayang.

2. Berdamai dengan pasangan untuk kebaikan mental diri sendiri dan anak

Selain kesadaran diri, berdamai dengan pasangan juga menjadi cara terbaik dalam mendidik anak yang broken home.

Dengan berdamai dengan pasangan dan diri sendiri, tentu ini lebih menciptakan self love dalam diri sehingga bisa lebih fokus mendidik anak kedepannya.

3. Menerapkan Co-Parenting

Co-parenting merupakan salah satu metode parenting yang tepat digunakan untuk mendidik anak broken home. Dalam parenting ini, kedua orang tua lebih perhatian dengan kondisi anaknya mulai dari pola asuh hingga perhatian.

Hal ini bisa terlaksana lebih rumit daripada orang tua yang tidak berpisah karena kemungkinan anak mendapatkan porsi kasih sayang yang tidak seimbang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore