Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Maret 2024 | 17.43 WIB

Begini Cara Kerja Intuisi Menurut Penjelasan Ilmu Psikologi

Cara kerja intuisi (lithub.com) - Image

Cara kerja intuisi (lithub.com)

JawaPos.com –  Banyak penelitian di bidang psikologi yang menjelaskan bahwa, intuisi adalah proses yang sangat nyata, di mana otak memanfaatkan pengalaman masa lalu, bersama dengan sinyal internal dan isyarat dari lingkungan untuk membantu kita mengambil keputusan. 

Keputusan ini terjadi begitu cepat, sehingga tidak masuk dalam pikiran sadar kita. Hal ini juga ditunjukkan dalam penelitian klasik yang telah dilakukan.

Dilansir dari lithub.com, Selasa (26/3), dalam penelitian tersebut, para sukarelawan harus memilih kartu dari dua dek, yang tanpa mereka ketahui telah dicurangi. 

Satu dek memberikan kemenangan besar dan kerugian besar. Sementara dek lainnya memberikan keuntungan kecil dan hampir tidak ada kerugian. Rata-rata, diperlukan waktu hampir delapan puluh kali sebelum para sukarelawan menemukan jawabannya.

Namun, inilah temuan menariknya. Setelah hanya ada sepuluh kartu yang tersisa, para sukarelawan dapat mengetahui kartu mana yang “berbahaya”. 

Setelah diselidiki lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa para sukarelawan mengalami apa yang dikenal sebagai respons kulit galvanik—peningkatan keringat—saat memilih kartu risiko tinggi/keuntungan tinggi. 

Para peneliti menyimpulkan bahwa sinyal tubuh ini menghasilkan bias intuitif yang digunakan untuk memandu pengambilan keputusan sebelum otak sadar menyadari apa yang sedang terjadi. 

Sehingga jelas, dalam banyak situasi kita harus mengambil keputusan tanpa mengetahui semua faktanya, memiliki akses terhadap intuisi ini dapat bermanfaat.

Intuisi sendiri adalah bagian pikiran kita yang menyajikan inti suatu situasi. Petunjuk intuitif ini hampir tidak terlihat, terjadi dengan cepat, dan memungkinkan kita mengambil informasi tentang dunia tanpa sengaja. 

Ini adalah pengetahuan yang tidak dapat diartikulasikan, tidak diajarkan tetapi diperoleh melalui osmosis. Intuisi memberikan landasan bagi kemampuan kita untuk memahami situasi dan masalah sehari-hari yang kompleks. Itu seperti “firasat” yang mudah dilewatkan. 

Sebagian besar dari kita pasti mempunyai firasat bahwa ada sesuatu yang tidak beres, meskipun kita tidak dapat menentukan alasannya.  Intuisi ini juga dapat sangat membantu dalam menyelaraskan kita dengan norma-norma budaya dalam suatu situasi baru. 

Karena otak kita secara tidak sadar menganalisis pola dan probabilitas sebelum pikiran sadar kita sempat mengetahuinya. Petunjuk intuitif ini bisa sangat berguna untuk mengarahkan kita ketika kita berada di lingkungan baru dan asing.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore