
Ilustrasi: Selingkuh. (abmeyerwood.com)
JawaPos.com - Penelitian secara konsisten menemukan bahwa sekitar 20-25 persen orang yang sudah menikah di Amerika Serikat pernah melakukan perselingkuhan, dan angkanya bahkan lebih besar dalam hubungan pacaran. Mengapa begitu banyak orang yang berselingkuh?
Sebuah penelitian yang dipublikasikan Journal of Sex Research, mencoba meneliti 495 orang dewasa (usia rata-rata 20 tahun) yang mengaku bahwa mereka pernah selingkuh. Mereka diminta mengisi kuesioner untuk menemukan jawaban dari apa alasan mereka selingkuh.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa setidaknya ada delapan alasan utama yang membuat seseorang memutuskan untuk selingkuh. Berikut alasannya:
1. Marah
Sebagian besar responden mengakui bahwa mereka selingkuh sebagai cara balas dendam setelah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari pasangan mereka.
Bentuk perlakuan tidak menyenangkan ini bisa macam-macam, mulai dari kekerasan verbal atau fisik, sikap manipulatif, over protektif, dan masih banyak lagi. Bahkan para responden juga mengaku bahwa mereka berselingkuh karena pasangan mereka telah lebih dulu selingkuh.
2. Harga Diri
Orang yang selingkuh dengan alasan ini berkeinginan untuk membuktikan kepada pasangannya bahwa pria/wanita lain juga menganggap dirinya sebagai orang yang menarik, sehingga hal itu membuatnya merasa lebih berharga.
Responden lainnya juga mengakui bahwa mereka berselingkuh sebagai cara untuk menegaskan bahwa mereka adalah pribadi yang mandiri dan punya otonomi.
3. Kurangnya Cinta
Jika kamu pernah diselingkuhi dan menduga bahwa pasanganmu tak lagi cinta kepadamu, mungkin hal itu ada benarnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu alasan orang selingkuh adalah karena ia tak lagi cinta kepada pasangannya. Selain itu, keraguan soal "apakah dia sosok yang tepat?" juga jadi alasan orang selingkuh.
4. Rendahnya Komitmen
Selingkuh karena alasan ini terjadi karena kurangnya rasa serius dalam menjalani hubungan dan juga kemungkinan besar terjadi kepada orang yang takut menjalin komitmen karena alasan trauma dan sebagainya.
Ciri-ciri orang dalam kategori ini biasanya cenderung menghindari percakapan soal hubungannya karena ia malas terlibat dan juga enggan memperjuangkan hubungannya lebih jauh.
5. Menginginkan Variasi

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
