
Mengungkap Hubungan Penyakit Jantung Dengan Golongan Darah AB,A,B,O Menurut Penn Medicine (Times of India)
JawaPos.com - Masyarakat mungkin penasaran dengan pertanyaan “Apakah penyakit jantung berhubungan dengan golongan darah AB, A, B, atau O?
Namun selama setengah abad para peneliti masih belum menjawab sepenuhnya pertanyaan tersebut.
Di Amerika sendiri banyak orang yang tidak mengetahui golongan darah mereka, apakah AB, A,B, atau O.
Sehingga resiko kesehatan apapun seperti penyakit jantung tidak berkaitan dengan golongan darah di dalam benak mereka.
Namun menurut riset yang dipimpin oleh peneliti dari Penn Medicine, menyelidiki kemungkinan adanya hubungan penyakit jantung dengan golongan darah AB, A, B,O. Penelitian itu dilakukan selama setahun terakhir.
Dari penelitian tersebut memang benar, para ilmuwan telah mencoba untuk lebih memahami hubungan antara penyakit dan golongan darah sejak awal tahun 1900an.
Saat itu mereka pertama kali menemukan bahwa antibodi dan antigen pada sel darah dan plasma diturunkan.
Risiko penyakit jantung menjadi lebih fokus pada akhir tahun 1960-an, dan menjadi lebih jelas pada tahun 1970-an ketika hasil dari Framingham Heart Study.
Framingham Heart Study merupakan penelitian besar dan berkelanjutan yang dirancang pada tahun 1940-an untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai penyebab dan pencegahan penyakit jantung.
Pada tahun-tahun berikutnya, para peneliti terus mempelajari kelompok pasien kecil dan besar dalam jangka waktu lama untuk melihat siapa yang mungkin mengidap penyakit tersebut.
Inilah salah satu temuan yang terus muncul selama bertahun-tahun. Orang dengan golongan darah non-O (A, B, atau AB) memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular.
Mengapa hal ini masih belum diketahui secara pasti, namun banyak yang berspekulasi bahwa hal ini mungkin ada hubungannya dengan sesuatu yang disebut faktor von Willebrand.
Yakni sebuah protein yang terkait dengan pembekuan darah yang konsentrasinya lebih besar ditemukan pada golongan darah non-O, atau kemungkinan kadar kolesterol yang lebih tinggi dalam darah.
Darah dibagi menjadi empat golongan – A, B, AB, dan O yang ditentukan berdasarkan ada tidaknya antigen dalam sel darah merah.
Selain antigen A dan B, ada antigen ketiga yang disebut faktor Rh yang digunakan untuk memberi nama jenisnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
