Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Januari 2024 | 03.19 WIB

Siap-siap Disertai Berkah Melimpah, Ini 20 Hal yang Harus Dihindari dalam Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek

ilustrasi- larangan dalam tradisi perayaan tahun baru imlek (Pinterest/ tatlerasia.com) - Image

ilustrasi- larangan dalam tradisi perayaan tahun baru imlek (Pinterest/ tatlerasia.com)

JawaPos.com- Perayaan Tahun Baru Imlek sebentar lagi jatuh pada tanggal 10 Februari 2024.

Perayaan Tahun Baru Imlek, merupakan momen yang penuh makna dan tradisi bagi masyarakat Tionghoa.

Namun, perayaan ini disertai dengan serangkaian larangan dan kepercayaan takhayul yang sudah mengakar kuat dalam budaya Tionghoa.

Sehingga untuk memastikan perayaan yang lancar dan penuh keberuntungan, berikut hal atau kegiatan yang sebaiknya dihindari selama musim perayaan ini.

Melansir dari Chinahighlights.com, berikut adalah larangan atau hal tabu yang sebaiknya tidak dilakukan saat perayaan imlek:

  1. Jangan Makan Bubur dan Daging untuk Sarapan

Jika ingin sarapan dengan bubur atau daging sebaiknya sebelum perayaan tahun baru imlek, atau sesudahnya.

Karena jika sarapan menggunakan bubur dan daging selama perayaan dianggap bahwa hanya orang miskin yang sarapan bubur, dan orang tidak ingin memulai tahun dengan kondisi miskin karena dianggap sebagai pertanda buruk.

  1. Hindari Mencuci dan Pemotongan Rambut

Hindari mencuci dan memotong rambut saat perayaan tahun baru imlek, karena dianggap akan mencuci dan memotong rezeki dan keberuntungan.

Sehingga melakukan pemotongan rambut selama beberapa hari sebelum atau selama perayaan imlek dianggap lebih baik.

Namun memotong rambut atau mengganti gaya rambut sebelum tahun baru imlek dianggap sebagai keberuntungan baru dalam tahun yang akan datang.

  1. Hindari Kata- kata Negatif

Penting untuk menjaga tutur kata selama perayaan, menghindari penggunaan kata- kata negatif atau pembicaraan yang tidak menyenangkan dianggap dapat membawa energi negatif, seperti kata- kata kematian, penyakit,kemiskinan, hantu, dll.

Orang menggantinya dengan ungkapan yang lebih halus seperti 'seseorang telah pergi', daripada 'seseorang meninggal'.

  1. Jangan menyapu atau mengeluarkan sampah

Melakukan kegiatan atau tindakan menyapu pada hari perayaan bisa dikaitkan dengan menyapu keberuntungan menjauh.

Begitu juga mengeluarkan sampah melambangkan membuang keberuntungan atau rezeki baik dari rumah.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore