
Orang Jepang termasuk ke dalam golongan yang memiliki umur paling panjang di dunia.
JawaPos – Jepang terus menjadi perhatian dunia, salah satunya karena penduduk di sana memiliki umur panjang.
Diketahui, sebagian besar penduduknya cenderung hidup lebih lama jika dibandingkan dengan penduduk dari negara lain.
Orang Jepang termasuk ke dalam golongan yang memiliki umur paling panjang di dunia.
Di Jepang, harapan hidup pria mencapai 81,1 tahun, sementara wanita mencapai 87,1 tahun.
Bahkan, pada usia rata-rata 74,8 tahun, orang Jepang masih menikmati kesehatan yang lebih baik jika dibandingkan dengan rata-rata usia harapan hidup penduduk Indonesia yang mencapai 71,85 tahun.
Dilansir dari youtube @DrGerryMiche, Selasa (30/1), berikut beberapa rahasia dan kebiasaan orang Jepang yang hingga memiliki umur panjang.
Salah satu alasan orang Jepang memiliki usia yang panjang yakni karena sedikitnya jumlah kematian akibat serangan jantung dan kanker, terutama kanker payudara dan kanker prostat.
Orang Jepang cenderung lebih sedikit dalam mengonsumsi daging sapi, produk susu, gula, buah-buahan, kentang dan pemanis buatan. Mereka cenderung lebih banyak mengonsumsi ikan, seafood, nasi, kacang kedelai, dan teh hijau.
Ikan dan berbagai seafood lainnya mengandung sedikit lemak jenuh dan kaya akan omega-3, yang dapat mengurangi risiko serangan jantung.
Namun, jika hanya mengonsumsi ikan dan seafood saja juga tidak disarankan, karena bisa meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah akibat kurangnya kolesterol yang dibutuhkan untuk memperkuat dinding pembuluh darah.
Jadi, untuk menyeimbangkannya, perlu mengonsumsi sedikit daging merah dan produk susu untuk bisa memperkuat dinding pembuluh darah.
Hal ini bisa diatur dengan pola makan ikan dan daging sapi sebanyak 5 banding 1, yakni 5 hari mengonsumsi ikan dan 1 hari mengonsumsi daging sapi.
Di samping itu, orang Jepang juga gemar mengonsumsi kedelai, seperti edamame, atau produk yang telah difermentasi seperti kecap asin, miso, natto, atau atau yang mengendap dalam susu kacang atau tahu.
Makanan-makanan ini kaya akan isoflavone yang memiliki manfaat anti-kanker dan baik untuk kesehatan jantung. Isoflavone juga dapat mengurangi risiko kanker payudara dan kanker prostat.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
