Maudy Ayunda memiliki kiat-kiat khusus untuk memanfatkan waktunya
JawaPos.com – Di Jepang, orang-orang biasa memilih gaya hidup minimalis dalam kehidupan sehari-hari.
Bisa membuat hidup lebih bahagia, kini gaya hidup minimalis semakin dikenal masyarakat luas termasuk di Indonesia.
Salah satu bentuk gaya hidup minimalis itu sendiri adalah beres-beres atau merapikan rumah dengan menggunakan metode Konmari.
Dikutip Jawapos.com dari Youtube Maudy Ayunda, Rabu (27/09), metode Konmari merupakan salah satu metode beres-beres yang dikenalkan oleh Marie Kondo.
Marie Kondo dalam bukunya menyebutkan bahwa metode ini adalah metode beres-beres melalui kategori dan menyimpan barang-barang yang membawa kebahagiaan.
Maudy Ayunda kemudian membagikan tiga insight dari buku Marie Kondo yang berjudul The Life Changing Magic: of Tidying up.
Bayangkan Lifestyle Ideal
Maudy mengatakan bahwa beres-beres rumah bukan suatu kegiatan yang dilakukan ketika akan menerima tamu saja, tapi lebih dalam dari itu.
“Beres-beres atau tidying up adalah konsep yang lebih dalam dan merupakan langkah pertama menuju membangun gaya hidup yang ideal,” ungkapnya.
Ia pun mengatakan untuk menuju gaya hidup yang ideal diperlukan tujuan sebelum memulai beres-beres. Hal tersebut bisa dilakukan dengan tiga cara yaitu bayangkan, visualisasikan, dan tuliskan tujuan tentang apa yang ingin dicapai untuk membangun gaya hidup ideal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022