
MASTER BEDROOM
Hunian di kawasan Wiyung, Surabaya, itu terkesan hanya dua lantai jika dilihat dari luar. AN House sebenarnya memuat 5 level, yakni level 3–5 dibuat mezanin dengan menjadikannya satu bidang besar. Kaca dan dinding sebagai sekatnya.
PEMILIK menginginkan rumah yang tampak lebih luas, minimalis, tetapi tampil beda dari rumah-rumah di sekitarnya. Arsitek Monostudio, Carolus Bagas Ermono, mengakomodasi permintaan tersebut dengan permainan desain dan material.
Fasad lantai 1 menggunakan bata roster yang dicat abu-abu untuk menutupi keseluruhan dinding. Pelat besi pada kanopi menambah kesan minimalis. ’’Kenapa pakai pelat, karena jika dek, akan menyalahi garis sempadan bangunan (GSB),’’ ujarnya.
Fasad lantai atasnya tampil catchy dan berkesan lebih terbuka dengan material kaca. Penggunaan kaca yang luas juga memungkinkan pemilik menikmati view tanpa harus ke balkon. ’’Yang terlihat dari luar itu hanya area foyer, ruang transisi menuju kamar tidur,” imbuhnya. Untuk privasi, ditambahkan roller blind pada kaca tersebut.
Bagian atap di atasnya dengan material UPVC dibuat miring sehingga menambah kesan unik fasad AN House. Meski minimalis, tampilan fasad terlihat estetis.
Sisi kanan fasad menggunakan kisi-kisi kayu asli untuk menutupi pintu akses, kaca kamar mandi, dan area cleaning tools. ’’Goals-nya supaya area semiservis tidak terlalu terlihat, tapi juga tidak mengeblok bangunan,’’ kata Bagas, sapaan akrabnya.
Masuk ke sisi dalam, mezanin diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan ruang yang cukup banyak. Penataan ruang dipikirkan matang dengan memaksimalkan fungsi. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur bersih dijadikan satu tanpa sekat di lantai 2.
Untuk aktivitas masak yang berat, terdapat dapur di lantai dasar bersebelahan dengan carport, area servis, dan taman. ’’Mezanin pada level 3 memuat kamar tamu plus kamar mandi, kemudian kamar anak, bathroom, dan foyer pada level 4, serta master bedroom dan master bathroom di level paling atas,” urai Bagas.
Untuk sirkulasi, dibuatlah bukaan besar di salah satu sisi saja. Dengan demikian, cahaya dapat masuk maksimal secara alami. Namun, ruangan tetap sejuk. ’’Jika kedua sisi dibuat bukaan besar, memang cahaya semakin terang, tapi ruangan semakin panas karena iklim kita tropis,” ujarnya.
Pemilihan warna yang dominan monokrom, baik outdoor maupun indoor, membuat AN House berbeda dari rumah sekelilingnya yang cenderung colorful. Tone hitam dan putih juga seolah menjadi kanvas bagi pemiliknya untuk berkreasi dalam menata furnitur dan pernak-pernik. ’’Kami ingin ketika pemilik rumah pulang dapat merasakan sensasi yang berbeda dari segi bentuk maupun warna. Sehingga perasaan ingin pulang selalu ada,’’ ungkapnya. (lai/c12/nor)
Baca Juga: Konsep Modern Industrial di Maison de Vir: Vibe Abu-Abu, Hitam, dan Kayu ala Kedai Kopi Favorit
---
ELEMEN CATCHY
CEILING MASTER BEDROOM
Plafon kamar tidur utama menggunakan gypsum, tetapi dengan permainan model upceiling dan penerangan lampu LED yang menghasilkan tampilan menarik.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
