Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 September 2023 | 00.14 WIB

Apa yang Anda Konsumsi, Terbukti Berdampak pada Kesehatan Mental, Stres, hingga Kecemasan, Simak!

 

Para peneliti mengungkap kesehatan mental, stres dan kecemasan bermula dari apa yang Anda makan.

JawaPos.Com - Belum lama ini, para ahli mengatakan bahwa makan yang Anda konsumsi dapat berkaitan dengan kesehatan mental, stres serta kecemasan

Bukan tanpa alasan, berkaitannya kesehatan mental, stres dan kecemasan dengan makanan yang Anda konsumsi bermula dari sauasana hati yang diatur oleh otak.

Nah, untuk mendapatkan suasana hati yang baik, dan maksimal, otak disebutkan perlu memiliki bahan bakar yang cukup, serta ternutrisi.

Itulah sebabnya, apa yang Anda makan dan konsumsi akan berdampak pada kesehatan mental, stres dan kecemasan.

Dilansir dari Verywellmind.com, Minggu (17/9), sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan dalam Clinical Nutrition dari Edith Cowan University di Australia, menemukan bahwa makan makanan kaya buah dan sayuran dikaitkan dengan lebih sedikit stres.

“Ada bukti bahwa pola makan memengaruhi suasana hati, termasuk depresi dan kecemasan, serta respons tubuh terhadap stres,” kata Kaleigh McMordie , MCN, RDN, LD, ahli diet terdaftar di Lubbock, Texas, dan juru bicara All-Purpose In The Raw.

Dari 8.600 peserta, mereka yang mengonsumsi setidaknya 470 gram buah dan sayur setiap hari memiliki tingkat stres 10% lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari 230 gram.

Dari hasil tersebut, para peneliti mendukung hubungan antara pola makan kaya buahdan sayur yang seimbang, efektif untuk meningkatkan kesejahteraan mental.

McMordie setuju. “Suasana hati diatur oleh otak, dan agar dapat bekerja dengan baik, otak membutuhkan bahan bakar yang optimal dari nutrisi dalam makanan,” katanya.

Selain itu, suasana hati juga dipengaruhi oleh mikrobioma di saluran pencernaan (atau usus), tambahnya.

“Inilah mengapa kita melihat lebih banyak penekanan pada kesehatan usus dibandingkan dengan kesehatan mental. Kekurangan nutrisi dan peradangan dapat menjadi penyebab kecemasan dan stres, dan apa yang kita makan dapat membantu atau merugikan area tersebut,” kata McMordie.

Ditambahkan oleh Teralyn Sell , PhD, psikoterapis dan pakar kesehatan otak, ia mengatakan bahwa makanan yang meenyebabkan stres terbesar adalah kafein, gula, minuman beralkohol, dan diet ekstrem.

Ia menjelaskan bahwa, “Makanan atau minuman yang mengandung kafein dapat meningkatkan detak jantung lebih cepat, menyebabkan kegelisahan, membuat sulit tidur.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore