Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 September 2023 | 02.51 WIB

Tips Menjaga Anabul Tetap Sehat di Tengah Polusi Udara yang Mengkhawatirkan

Ilustrasi: Seminar menjaga hewan peliharaan kesayangan tetap sehat di tengah polusi udara. (Dok. Wagginton) - Image

Ilustrasi: Seminar menjaga hewan peliharaan kesayangan tetap sehat di tengah polusi udara. (Dok. Wagginton)

JawaPos.com - Kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya tengah menjadi sorotan karena menjadi salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Hal ini jelas berimbas pada kesehatan masyarakat yang rentan terkena penyakit pernafasan dan penyakit lainnya.

Dampak dari buruknya kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya juga mengancam kesehatan hewan-hewan peliharaan kesayangan atau, bahasa kekiniannya, anabul (anak bulu, Red).

Studi Purpleair menunjukkan efek polusi terhadap hewan kesayangan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang dirasakan manusia. Tingkat stress hewan pada kondisi polusi udara bisa meningkat 5-10 kali dibandingkan kondisi normal.

Studi ini juga menemukan buruknya kualitas udara membuat anjing dan kucing memiliki kemungkinan 60% lebih besar terkena kanker paru-paru. "Dengan risiko hewan lebih mudah terserang penyakit disaat polusi udara, maka pawrent harus ekstra waspada," ujar Daniel Tan selaku CEO Wagginton dalam keterangan tertulisnya.

Berbeda dengan manusia yang bisa melindungi diri dengan masker dan alat kesehatan lainnya, Daniel melanjutkan, anabul lebih rentan terserang penyakit karena alat proteksi yang terbatas.

Lantas, apa sih yang bisa dilakukan agar hewan kesayangan kita terhindar dari risiko penyakit yang ditimbulkan oleh polusi udara?

1. Gunakan air purifier

Ada baiknya melengkapi rumah dengan air purifier untuk menjaga udara di dalam rumah tetap bersih. "Tidak hanya menyaring polusi, air purifier juga mampu menyaring virus dan bakteri sekaligus menghilangkan bau," ujar Daniel.

2. Pastikan anabul terhidrasi

Kalau urusan penyaring udara sudah, hal berikut yang perlu dipastikan adalah hewan kesayangan terhidrasi dengan baik. "Selalu pastikan mangkuk minum anabul terisi dan selalu bersih," katanya.

3. Kurangi aktivitas luar ruang

Kalau Anda biasanya mengajak anabul lari pagi atau jalan-jalan sore, sebaiknya sekarang sedikit dikurangi hingga indikator kualitas udara membaik. "Sebagai gantinya, kamu bisa mengajak hewan kesayanganmu bermain di rumah dulu," ujar Daniel.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore