
Ilustrasi seorang wanita menunjukkan ketiaknya.
JawaPos.Com- Jakarta, Pakar bidang estetika dan antipenuaan dari Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia dr Cynthia Jayanto M. Biomed (AAM) mengatakan ketiak menjadi hitam salah satunya bisa karena pemakaian deodoran yang mengandung logam aluminium dioksida dalam jangka waktu lama, dikutip dari Antara (2/8).
"Zat alumunium dioxide itu menutup produksi keringat yang seiring berjalannya waktu bisa mengiritasi kulit, dan pada akhirnya ketiak seseorang lambat laut menghitam," kata dia dikutip dari Antara, Rabu (2/8).
Cynthia lalu mengatakan penyebab lain ketiak menjadi hitam yakni pemakaian pisau cukur yang kotor atau tumpul hingga berpotensi tinggi untuk seseorang mengalami iritasi. Kulit yang teriritasi bisa menghasilkan melanin secara berlebihan dan dapat membuat ketiak menggelap.
Demi menghindari hal ini, dia menyarankan seseorang mengganti pisau cukur secara berkala, setidaknya sebulan sekali atau menyesuaikan dengan kondisi alat cukur.
"Selain itu, bisa pakai krim cukur atau gel untuk mencegah iritasi kulit," ujar lulusan dari Universitas Udayana itu.
Bukan hanya alat cukur, terlalu sering mencukur rambut ketiak juga dapat menjadi penyebab ketiak seseorang menjadi hitam. Menurut Cynthia, iritasi akibat gesekan yang terjadi karena pencukuran menyebabkan ketiak hitam.
Berbicara upaya mengatasi ketiak hitam, dia mengatakan pemakaian herbal bisa saja menjadi pilihan. Walaupun begitu, dia mengingatkan beberapa herbal belum memiliki bukti ilmiah.
Selain herbal, menurut Cynthia, perawatan dengan teknologi berbasis cahaya seperti PICO, IPL atau Nd YAG dapat mencerahkan ketiak sekaligus membuat rambut ketiak menjadi jarang tumbuh.
"Tetapi, kalau ada kasus pasien dengan ketiak hitam disertai bulu yang lebih cepat tumbuh, biasanya bulunya dulu kita hambat. Setelah itu baru ke tahap kecerahan warna ketiak. Itu bisa terjadi, karena ada ras tertentu yang bulunya cepat tumbuh, seperti ras India," ujar dia.
Kepala dokter di klinik kecantikan Cyn Clinic di Kota Bekasi dan Depok Jawa Barat itu mengatakan hasil perawatan akan terlihat tergantung pada kondisi ketiak masing-masing orang.
Pada kasus ketiak hitam disertai rambut yang cepat tumbuh, biasanya akan dilakukan perawatan untuk menghambat pertumbuhan rambut ketiak terlebih dulu, kemudian pada dua minggu setelahnya fokus pada pencerahan warna ketiak.
"Untuk pasien dengan case bulu ketiak cepat tumbuh dan ketiak hitam, idealnya bisa seminggu atau dua minggu sekali. Sementara untuk case pencerahan ketiak hitamnya, idealnya dua minggu sekali. Tapi, pada umumnya pasien datang sebulan sekali, dan itu tidak apa-apa," demikian kata dia. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
