Ilustrasi photo dari Pinterest @Rynmi
JawaPos.com - Yogyakarta selalu berhasil membuat siapa pun ingin kembali. Bukan hanya karena suasana kotanya yang hangat dan penuh kenangan, tetapi juga karena kekayaan kulinernya yang sulit ditandingi.
Mulai dari hidangan tradisional yang telah bertahan puluhan tahun hingga sajian kekinian yang viral di media sosial, Kota Gudeg menawarkan pengalaman kuliner yang memanjakan lidah.
Jika berencana menghabiskan waktu di Yogyakarta, jangan hanya berburu destinasi wisata. Sisihkan waktu untuk mencicipi berbagai makanan khas yang menjadi favorit wisatawan maupun warga lokal.
Dilansir dari 10 Best Id, berikut 10 rekomendasi kuliner Jogja yang terkenal, lezat, dan wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.
1. Warung Brongkos Handayani
Berdiri sejak 1975, Warung Brongkos Handayani menjadi salah satu kuliner legendaris di dekat Alun-Alun Kidul.
Menu andalannya adalah nasi brongkos koyor, hidangan berkuah hitam dari kluwek yang dipadukan santan sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan creamy.
Koyor sapi dimasak dalam waktu lama hingga teksturnya begitu empuk, sementara kuahnya kaya rempah dengan tambahan kacang tolo dan cabai rawit utuh yang membuat rasanya semakin istimewa.
2. Tengkleng Benjoyo
Bagi pencinta olahan kambing, Tengkleng Benjoyo menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Tempat makan ini terkenal berkat tengkleng kuah kuning dengan rempah yang kuat dan aroma menggugah selera.
Pilihan porsinya pun beragam, mulai dari tengkleng biasa hingga tengkleng gajah berukuran jumbo. Daging kambingnya empuk, mudah lepas dari tulang, dan semakin nikmat disantap bersama nasi hangat.
3. Gudeg Wijilan Bu Lies
Kawasan Wijilan memang dikenal sebagai sentra gudeg di Yogyakarta. Salah satu yang paling populer adalah Gudeg Wijilan Bu Lies yang mempertahankan cita rasa autentik khas Jogja.
Gudeg kering dengan rasa manis berpadu sempurna bersama sambal goreng krecek yang pedas gurih.
Disajikan bersama ayam kampung dan siraman areh yang melimpah, hidangan ini menghadirkan perpaduan rasa yang begitu khas.
4. Mie Sapi Banteng
Tak hanya makanan tradisional, Jogja juga memiliki kuliner modern yang digemari anak muda, salah satunya Mie Sapi Banteng. Sajian ini menawarkan mie homemade bertekstur kenyal dengan topping daging sapi cincang dan chili oil aromatik.
Pengunjung dapat memilih tingkat kepedasan sesuai selera. Tambahan pangsit goreng yang renyah membuat menu ini menjadi pilihan favorit untuk makan siang maupun makan malam.
5. Gudeg Mercon Bu Tinah
Bagi penyuka makanan pedas, Gudeg Mercon Bu Tinah layak masuk daftar kunjungan. Berbeda dari gudeg pada umumnya, hidangan ini mengandalkan sambal goreng krecek yang dipenuhi cabai rawit sehingga menghasilkan sensasi pedas yang menggigit.
Warung lesehan yang buka pada malam hari ini hampir selalu dipadati pengunjung karena menawarkan pengalaman menikmati gudeg dengan rasa yang lebih berani.
6. Gudeg Mbok Lindu
Nama Gudeg Mbok Lindu sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner Yogyakarta. Meski sang pendiri telah wafat, resep turun-temurun tetap dipertahankan sehingga cita rasanya masih sama seperti dahulu.
Selain nasi gudeg, tempat ini juga terkenal dengan bubur gudeg yang lembut, dipadukan areh kental dan gudeg bercita rasa gurih. Disajikan di atas pincuk daun pisang, aromanya semakin menggugah selera.
7. Bakmi Pak Pele
Saat malam tiba, Bakmi Pak Pele menjadi salah satu tujuan utama para pencinta kuliner. Berlokasi di sekitar Alun-Alun Utara, warung ini selalu dipenuhi antrean.
Rahasia kelezatannya terletak pada proses memasak menggunakan anglo berbahan bakar arang yang menghasilkan aroma smokey khas.
Pilihan bakmi godog maupun bakmi goreng semakin nikmat jika dipadukan dengan telur bebek dan tambahan ati ampela.
8. Mangut Lele Mbok Marto
Mangut Lele Mbok Marto menawarkan pengalaman makan yang berbeda. Pengunjung harus masuk ke dapur rumah untuk mengambil sendiri nasi dan lauk yang diinginkan.
Lele diasap selama berjam-jam sebelum dimasak dengan kuah santan pedas. Hasilnya adalah tekstur ikan yang padat dengan aroma asap yang kuat, dipadukan kuah gurih pedas yang membuat siapa pun ingin menambah nasi.
9. Bakso Bethesda 74
Di kawasan sekitar Rumah Sakit Bethesda terdapat Bakso Bethesda 74 yang sudah menjadi favorit warga Jogja sejak lama. Salah satu ciri khasnya adalah bakso goreng yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Selain bakso halus, tersedia pula tahu, mie kuning, empal, hingga tulang yang membuat semangkuk bakso terasa semakin lengkap dan mengenyangkan.
10. Sate Klatak Pak Bari
Daftar kuliner ini ditutup dengan Sate Klatak Pak Bari yang semakin populer setelah muncul dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2.
Berlokasi di Jejeran, Bantul, sate ini memiliki ciri khas penggunaan jeruji besi sebagai tusuk sate agar panas merata hingga ke bagian dalam daging.
Bumbunya sangat sederhana, hanya garam dan bawang, sehingga cita rasa asli daging kambing muda tetap mendominasi.
Sate kemudian disajikan bersama kuah gulai kental yang membuat rasanya semakin kaya.
Surga Kuliner yang Selalu Dirindukan
Keistimewaan kuliner Yogyakarta terletak pada keberagaman cita rasanya.
Mulai dari gudeg yang manis, brongkos yang gurih, mangut lele yang beraroma asap, hingga sate klatak yang sederhana namun kaya rasa, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.
Tak heran jika banyak wisatawan menjadikan wisata kuliner sebagai alasan utama untuk kembali ke Kota Gudeg.
Jadi, jika berlibur ke Yogyakarta, pastikan 10 tempat makan legendaris ini masuk dalam daftar destinasi yang wajib Anda kunjungi.