
rekomendasi tempat kuliner nasi pecel di Madiun../Freepik/ ikarahma
JawaPos.com – Kota Madiun menyimpan warisan kuliner yang kaya, dan nasi pecel menjadi hidangan paling ikonik yang telah menemani warga selama puluhan tahun.
Berbeda dari daerah lain, nasi pecel Madiun dikenal dengan bumbu kacang yang lebih gurih dan pedas, menjadikannya cita rasa tersendiri yang sulit dilupakan.
Dari warung tenda pinggir jalan hingga bangunan permanen bersejarah, nasi pecel Madiun hadir dalam berbagai wajah yang masing-masing punya keistimewaan unik.
Dilansir dari laman Lapis Pahlawan dan Agenda Indonesia pada Jumat (3/4), bahwa ada enam rekomendasi tempat kuliner nasi pecel di Madiun.
1. Warung nasi pecel Yu Gembrot
Warung yang berdiri sejak 1942 ini merupakan salah satu ikon kuliner paling bersejarah di kotanya.
Awalnya dirintis oleh Mbah Sarinem, usaha ini kemudian diteruskan oleh sang anak yang dikenal dengan nama Yu Gembrot hingga menjadi nama besar.
Nasi pecel disajikan di atas pincuk daun pisang dengan sayuran seperti daun singkong, daun pepaya, kacang panjang, taoge, timun krai, dan kembang turi.
Bumbu kacangnya kental, tidak berminyak, dan tersedia dalam pilihan rasa pedas, sedang, serta tidak pedas, dengan harga mulai Rp9.000 hingga Rp15.000 per porsi tergantung lauk pilihan.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.30 di Jl. Imam Bonjol No. 33, Kartoharjo, dan kini memiliki cabang pula di Jl. HOS Cokroaminoto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022