
Ladu ketan khas Garut, camilan tradisional berbahan beras ketan, tetap bertahan sebagai oleh-oleh dan kudapan rumahan yang digemari lintas generasi. (googlemaps)
JawaPos.com – Garut selama ini dikenal lewat dodol dan burayot sebagai ikon oleh-oleh khas daerah.
Namun di balik popularitas dua nama tersebut, terdapat satu kudapan tradisional lain yang tak kalah lekat dengan ingatan masyarakat Sunda: ladu.
Ladu merupakan camilan berbahan dasar beras ketan yang ditumbuk halus, dicampur gula, lalu dibentuk sederhana.
Teksturnya lembut, sedikit lengket, dengan rasa manis alami yang bersahaja.
Ladu sering hadir dalam momen kebersamaan, acara keluarga, hajatan, hingga teman minum teh di sore hari.
Sebagai panganan tradisional, ladu mencerminkan kesederhanaan dapur Sunda.
Proses pembuatannya tidak rumit, namun membutuhkan ketelatenan agar teksturnya pas dan rasanya seimbang.
Hingga kini, ladu masih diproduksi oleh usaha rumahan dan dijual sebagai oleh-oleh khas Garut.
Di tengah maraknya camilan modern, ladu tetap bertahan.
Bahkan, sejumlah produsen mulai mengemas ladu dengan tampilan lebih rapi dan higienis, menjadikannya alternatif oleh-oleh selain dodol dan burayot.
Dilansir dari Google Maps, berikut adalah deretan tempat ladu paling dikenal dan banyak dicari di Garut.
Ladu Ketan Ibu Khalifah dikenal luas sebagai salah satu produsen ladu yang konsisten menjaga cita rasa tradisional.
Tekstur ladunya lembut dan legit, dengan rasa ketan yang kuat dan manis yang tidak berlebihan.
Keunggulan tempat ini adalah ketersediaannya yang hampir sepanjang waktu, menjadikannya rujukan bagi warga lokal maupun wisatawan yang mencari ladu kapan saja.
Nama Ladu Ketan Cipta Rasa Khas Garut mencerminkan fokus pada kualitas rasa.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
