
Menelusuri Surga Kuliner Jalan Sabang: Dari Sate Legendaris hingga Claypot Popo yang Unik, Sajian Menggugah Selera Sepanjang Hari (youtube rumah canda melki)
JawaPos.com - Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang tak pernah tidur, ada sebuah ruas jalan yang tak sekadar menjadi tempat singgah, tetapi berubah menjadi panggung kuliner yang hidup dari pagi hingga menjelang larut malam.
Jalan Sabang—atau yang kini dikenal sebagai Jalan Agus Salim—adalah saksi dari perjalanan rasa yang turun-temurun, tempat di mana makanan bukan hanya santapan, tetapi bagian dari budaya dan kenangan kota.
Setiap langkah membawa pengunjung pada aroma, warna, dan kegembiraan khas kuliner Nusantara yang tersaji tanpa henti.
Dalam sebuah liputan penuh keceriaan dan cita rasa dari kanal YouTube RUMAH CANDA MELKI, suasana Jalan Sabang diperlihatkan begitu dekat, riuh, penuh pilihan, dan selalu membuat siapa pun ingin kembali.
Dari sate legendaris, soto cekreran pedas-gurih, jajanan ringan, hingga menu klepot yang unik—Jalan Sabang masih menjadi destinasi kuliner yang seakan tak lekang oleh waktu.
Berikut rangkuman kuliner pilihan yang disorot dalam perjalanan “bikin ngiler” tersebut, disusun secara runtut agar memudahkan pembaca menelusuri setiap titik nikmatnya.
1. Sate Pak Heri – Legenda dari Tahun 1974
Warung sate yang telah berdiri sejak tahun 1974 ini masih mempertahankan gaya kaki lima yang sederhana namun selalu ramai, terutama di malam hari.
Menu di sini mencakup sate ayam, sate kambing, serta sate telur uritan—yaitu telur muda ayam yang dibakar seperti sate biasa.
Ciri khasnya terletak pada bumbu kacang yang gurih, kasar, dan aromatik. Meski biasanya lebih terkenal di jam malam, kunjungan siang hari pun tetap menawarkan rasa autentik yang tak kalah menggoda.
2. Soto Ceker & Soto Ranjau Pak Gendut
Berlokasi di kawasan yang sama, soto ini dikenal bukan hanya karena kuah kuningnya yang gurih, tetapi juga karena istilah “ranjau” yang merujuk pada tulang-tulang ayam kecil dalam kuahnya.
Penikmat harus berhati-hati saat menyantapnya, tetapi justru sensasi inilah yang membuat soto ini legendaris sejak tahun 1987. Koya udang yang bisa diambil sendiri memberikan kekentalan dan aroma tambahan yang meningkatkan kenikmatannya beberapa tingkat.
3. Deretan Jajanan Khas Sabang: Cireng Aprina & Leker Jajang
Jalanan Sabang dipenuhi penjual jajanan ringan yang cocok untuk camilan sebelum makanan berat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
