
Ilustrasi kue keranjang, sajian populer saat Imlek. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan ragam hidangan khas yang sarat makna. Salah satu yang paling ikonik adalah kue keranjang atau nian gao. Kue berwarna cokelat keemasan dengan tekstur kenyal dan rasa manis ini hampir tak pernah absen dari meja keluarga Tionghoa.
Lebih dari sekadar camilan musiman, kue keranjang menyimpan filosofi panjang tentang harapan, relasi keluarga, dan doa akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Berikut delapan arti kue keranjang dalam budaya Tionghoa:
1. Lambang Kemajuan dari Tahun ke Tahun
Dalam bahasa Mandarin, nian gao terdengar sama dengan frasa yang berarti “tahun yang lebih tinggi”. Oleh karena itu, kue keranjang dimaknai sebagai simbol peningkatan hidup baik dalam karier, pendidikan, maupun kondisi finansial. Menyantapnya di awal tahun dipercaya sebagai doa agar kehidupan terus menanjak dan berkembang.
2. Simbol Ikatan Keluarga yang Erat
Bentuk kue keranjang yang bulat melambangkan keutuhan dan kebersamaan. Sementara teksturnya yang lengket mencerminkan hubungan keluarga yang saling melekat, hangat, dan tidak mudah terpisahkan meski menghadapi berbagai perubahan zaman.
3. Cerminan Keharmonisan Rumah Tangga
Tradisi menyajikan kue keranjang saat keluarga berkumpul juga melambangkan harmoni. Momen berbagi kue ini menjadi simbol hubungan yang rukun, saling memahami, dan penuh kasih sayang antaranggota keluarga.
4. Harapan Akan Hidup yang Manis
Rasa manis pada kue keranjang tidak dibuat tanpa makna. Ia melambangkan doa agar kehidupan di tahun mendatang dipenuhi kebahagiaan, pengalaman menyenangkan, dan kenangan manis yang patut disyukuri.
5. Simbol Ketekunan dan Kegigihan
Tekstur kue keranjang yang kenyal dan tidak mudah hancur juga dimaknai sebagai lambang ketekunan. Filosofinya, hidup membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan keteguhan hati untuk bertahan dan berkembang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
