
Kue keranjang yang diproduksi rumahan oleh Tjik Lidyana di kawasan Gubeng, Surabaya. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Nian Gao atau kue keranjang menjadi hidangan ikonik yang menghiasi meja keluarga selama perayaan Tahun Baru Imlek hingga Cap Go Meh. Camilan khas ini menyimpan simbol harapan.
Dalam bahasa Mandarin, kata "Gao" senada dengan "Gāo" yang berarti tinggi. Kue Keranjang bermakna harapan agar setiap langkah hidup kita di tahun yang baru membawa ke derajat lebih tinggi, baik dalam rezeki maupun kualitas hidup.
Tekstur kue keranjang yang lengket juga melambangkan hubungan keluarga yang erat, serta keberuntungan yang diharapkan terus melekat sepanjang tahun baru, dalam hal ini 2577 Kongzili Tahun Kuda Api.
Seiring berkembangnya tren kuliner, kue keranjang kini tak hanya disantap begitu saja, melainkan dikreasikan menjadi sajian yang lebih variatif, menarik, dan cocok untuk momen kebersamaan keluarga.
Lidyana menyebut Kue keranjang yang terbuat dari tepung, gula, dan air ini sarat makna. Rasa manis melambangkan hal positif, sementara tekstur lengket dipercaya merekatkan hubungan keluarga dan relasi.
"(Kue keranjang) dimakan pas imlek ini penting. Pas kumpul keluarga. Maknanya harmoni, lengket, seperti syukur tambah satu tahun umur, sangat penting juga karena biasanya juga ada saat sembahyang,” tukas Lidyana.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
