JawaPos.com - Makan enak tidak selalu harus mahal. Itulah pesan yang dibagikan Hendrik Pyong melalui unggahan resep sederhana di Instagram-nya.
Ia menghadirkan menu tahu sawi nyemek, masakan rumahan berbahan dasar tahu putih dan sawi yang bisa ditemukan dengan mudah di pasar tradisional. Meski sederhana, rasa gurih dan tekstur nyemeknya bikin masakan ini pas banget untuk disantap dengan nasi hangat.
Menurut Hendrik, resep ini cocok jadi solusi di akhir bulan. “Bahan murah meriah, tapi enak banget,” begitu tulisnya dalam keterangan video. Tak heran banyak warganet tertarik mencoba karena selain hemat, cara membuatnya pun sangat praktis.
Bahan-bahan yang diperlukan:
- 5 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 2 buah cabai keriting merah
- 400 gr tahu putih
- 200 gr sawi putih
- 1 butir telur
Bahan saus:
- 4 sdm saus sambal
- 2 sdm saus tiram
- 4 sdm kecap manis
- 2 sdt kaldu jamur
- 1 sdt gula pasir
- 1 sdt lada putih
- 2 sdt tepung maizena
- 400 ml air
Cara membuat tahu sawi nyemek:
1. Campurkan semua bahan saus di dalam wadah, aduk hingga rata.
2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai sampai harum.
3. Masukkan potongan tahu putih, aduk hingga agak kecokelatan.
4. Tambahkan sawi putih, aduk sebentar agar tetap renyah.
5. Tuang campuran saus, masak hingga mendidih.
6. Pecahkan satu butir telur, aduk rata bersama kuah nyemek.
7. Setelah matang, angkat dan sajikan dengan nasi hangat.
Menu ini bisa jadi andalan siapa saja, terutama anak kos atau keluarga yang ingin berhemat tanpa mengorbankan rasa. Kuah nyemeknya yang kental dan gurih berpadu dengan tahu lembut dan sawi renyah menciptakan keseimbangan rasa yang pas.
Kalau ingin lebih pedas, kamu bisa menambah cabai rawit sesuai selera. Sementara untuk versi lebih creamy, santan cair bisa jadi tambahan agar kuah makin gurih.
Tahu sawi nyemek ala Hendrik Pyong membuktikan bahwa masakan sederhana bisa tetap istimewa. Cocok disantap kapan saja, baik saat makan siang maupun malam. Jadi, kalau akhir bulan tiba dan dompet mulai tipis, resep ini wajib masuk daftar andalan.