Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 02.13 WIB

Berburu Kuliner Legendaris Surabaya yang Kelezatannya Sangat Terkenal: 5 Spot yang Terus Eksis

Kuliner legendaris di Surabaya (Dok. Ardnen Cruise/YouTube)

JawaPos.com - Surabaya tidak hanya terkenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai surga kuliner dengan beragam hidangan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Dari warung sederhana di pinggir jalan hingga kedai yang selalu ramai pembeli sejak pagi buta, semua menyuguhkan cita rasa khas yang tak pernah lekang oleh waktu.

Banyak dari tempat makan ini memiliki sejarah panjang, bahkan ada yang sudah eksis sejak tahun 1930-an.

Jika Anda sedang merencanakan wisata kuliner di Surabaya, lima spot berikut wajib masuk dalam daftar karena kelezatannya sudah terbukti dan terus diburu pecinta makanan dari berbagai generasi.

1. Lontong Kikil Bu Sugeng Surabaya

Lontong kikil Bu Sugeng adalah salah satu kuliner legendaris yang sudah berjualan lebih dari 30 tahun di Surabaya.

Warung ini mulai buka sejak pukul 03.00 WIB dini hari hingga sekitar pukul 07.00 WIB, namun sering kali sudah ludes sebelum jam tutup karena banyak pelanggan yang rela bangun pagi demi menikmati sajian kaki sapi empuk dengan kuah gurih yang kaya rempah.

Mengutip YouTube Ardnen Cruise, uniknya, warung ini juga menjadi tempat sarapan favorit bagi para perempuan yang baru pulang dugem. Lokasinya berada di Jl. Ngagel, Ngagel, Kec. Wonokromo, Surabaya.

2. Rujak Cingur Genteng Durasim

Berdiri sejak tahun 1938, Rujak Cingur Genteng Durasim adalah salah satu tempat makan legendaris yang menyajikan rujak cingur dengan bumbu petis khas Surabaya yang kental dan lezat.

Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB, kecuali hari Senin tutup. Untuk harga, Anda bisa memilih porsi standar seharga Rp 35.000 atau porsi spesial seharga Rp 50.000.

Mengutip YouTube Ardnen Cruise, tempat ini berlokasi di Jl. Genteng Durasim No.29, RT.001/RW.05, Genteng, Kec. Genteng, Kota Surabaya.

3. Soto Daging Buntut Abah Salim

Soto daging khas Madura ini telah hadir sejak tahun 1987 dan kini dikelola oleh generasi kedua tanpa mengubah resep asli keluarga. Menu yang ditawarkan antara lain soto daging biasa, soto campur jeroan, hingga soto buntut.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore