
Ilustrasi Dogecoin dan Shiba Inu. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Dogecoin dan Shiba Inu membuka bulan September dengan ketidakpastian. Harga dua koin meme terbesar ini masih bergerak tak menentu, membuat para holder kembali dihadapkan pada harapan dan kecemasan baru. Namun, apakah September bisa jadi titik balik? Atau justru Oktober nanti yang lebih menjanjikan?
Untuk menjawab itu, mari lihat kembali sejarah performa harga dua koin ini selama beberapa tahun terakhir, khususnya pada bulan September. Data dari CryptoRank yang dikutip Bitcoinist, Senin (1/9), menunjukkan bahwa September sering kali jadi bulan yang tidak konsisten bagi Dogecoin dan Shiba Inu.
Contohnya, pada September 2021, Shiba Inu yang saat itu masih baru justru mencatatkan kenaikan kecil sekitar 4,65 persen. Sebaliknya, Dogecoin justru mulai turun tajam dengan koreksi hingga 26,7 persen sepanjang bulan. Dua tahun setelahnya, yakni 2022 dan 2023, performa keduanya sama-sama buruk, dengan dominasi zona merah.
Menariknya, pada September 2024 lalu, kedua meme coin ini justru bangkit serentak. Baik DOGE maupun SHIB mencetak keuntungan dua digit hingga akhir bulan. Perubahan itu membuktikan bahwa September adalah bulan yang sulit ditebak bagi aset-aset ini—semuanya tergantung pada bagaimana pergerakan Bitcoin dan iklim pasar kripto secara umum.
Artinya, selama Bitcoin belum menunjukkan tren naik yang konsisten, Dogecoin dan Shiba Inu pun akan kesulitan menemukan momentum. Tak heran, September kerap disebut sebagai bulan "netral" bagi para investor koin meme, di mana arah pergerakan belum pasti.
Namun, jika bicara soal peluang kenaikan signifikan, bulan Oktober patut dicatat sebagai momen paling optimistis. Sejak peluncurannya di 2021, Shiba Inu selalu ditutup hijau di bulan Oktober, tanpa sekali pun mencatat penurunan. Dogecoin pun menunjukkan pola serupa, di mana enam tahun terakhir selalu diakhiri dengan kenaikan selama Oktober.
Dengan kata lain, Oktober adalah bulan paling bullish dalam setahun bagi dua aset digital ini. Bahkan, reli kerap berlanjut hingga November sebelum mulai melemah.
Dengan harga Dogecoin saat ini masih bertahan di sekitar Rp 2.280 (sekitar USD 0,14) dan Shiba Inu di kisaran Rp 0,27 (USD 0,0000165), banyak investor memilih menunggu sinyal konfirmasi dari Bitcoin sebelum kembali agresif. Jika BTC bergerak positif, bisa jadi rotasi dana akan mulai mengalir ke altcoin seperti DOGE dan SHIB.
Namun bagi para investor yang bersabar, Oktober bisa menjadi waktu yang layak untuk diperhatikan. Riwayat performa masa lalu memang tidak menjamin hasil serupa, tapi tetap menjadi petunjuk psikologis penting dalam strategi trading.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
