Ilustrasi Shiba Inu. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Tekanan pada Shiba Inu (SHIB) belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam dua pekan terakhir, harga koin meme ini sudah terkoreksi 21 persen, dan tren penurunan tersebut tampaknya masih akan berlanjut.
Dikutip dari Beincrypto, Kamis (7/8), penurunan ini tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto yang lesu, tetapi juga menurunnya partisipasi investor.
Dalam 14 hari terakhir, jumlah alamat baru yang berinteraksi dengan Shiba Inu anjlok 44 persen, dari 2.059 menjadi hanya 1.171 alamat.
Angka tersebut mencerminkan berkurangnya minat investor terhadap SHIB, yang menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga momentum naik harga. Tanpa masuknya investor baru, tekanan beli pun melemah, sehingga SHIB semakin sulit untuk bangkit dari zona koreksi.
Dari sisi teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di bawah level netral 50, menandakan kekuatan jual masih dominan. Posisi RSI di area bearish ini menunjukkan bahwa tekanan turun bisa saja berlanjut dalam waktu dekat.
Pada saat artikel ini ditulis, harga SHIB berada di USD 0,00001212, atau sekitar Rp 196 (kurs USD 1 = Rp 16.250). Harga ini masih berada di bawah garis tren turun dan belum mampu menembus level resistance penting.
Jika SHIB mampu bertahan di level support USD 0,00001182 (sekitar Rp 192), maka harga diperkirakan akan bergerak sideways antara USD 0,00001182 dan USD 0,00001252 (sekitar Rp 203).
Namun jika tekanan jual terus berlangsung, SHIB bisa saja kembali terkoreksi ke level lebih rendah di USD 0,00001141 (sekitar Rp 185).
Sebaliknya, jika terjadi perubahan sentimen pasar dan SHIB berhasil menembus USD 0,00001252 dan mengubahnya menjadi support, maka ada peluang pemulihan menuju USD 0,00001333 atau Rp 216.
Tapi skenario ini sangat bergantung pada kondisi eksternal, termasuk respons pasar kripto secara keseluruhan.
Hingga kini, investor SHIB masih diselimuti kehati-hatian. Tanpa katalis positif atau masuknya pembeli baru, pemulihan harga Shiba Inu masih terlihat berat.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
