Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 19.27 WIB

Harga Shiba Inu Turun 21 Persen dalam 2 Pekan, Ancaman Koreksi Belum Usai

Ilustrasi Shiba Inu. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Tekanan pada Shiba Inu (SHIB) belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam dua pekan terakhir, harga koin meme ini sudah terkoreksi 21 persen, dan tren penurunan tersebut tampaknya masih akan berlanjut.

Dikutip dari Beincrypto, Kamis (7/8), penurunan ini tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto yang lesu, tetapi juga menurunnya partisipasi investor.

Dalam 14 hari terakhir, jumlah alamat baru yang berinteraksi dengan Shiba Inu anjlok 44 persen, dari 2.059 menjadi hanya 1.171 alamat.

Angka tersebut mencerminkan berkurangnya minat investor terhadap SHIB, yang menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga momentum naik harga. Tanpa masuknya investor baru, tekanan beli pun melemah, sehingga SHIB semakin sulit untuk bangkit dari zona koreksi.

Dari sisi teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di bawah level netral 50, menandakan kekuatan jual masih dominan. Posisi RSI di area bearish ini menunjukkan bahwa tekanan turun bisa saja berlanjut dalam waktu dekat.

Pada saat artikel ini ditulis, harga SHIB berada di USD 0,00001212, atau sekitar Rp 196 (kurs USD 1 = Rp 16.250). Harga ini masih berada di bawah garis tren turun dan belum mampu menembus level resistance penting.

Jika SHIB mampu bertahan di level support USD 0,00001182 (sekitar Rp 192), maka harga diperkirakan akan bergerak sideways antara USD 0,00001182 dan USD 0,00001252 (sekitar Rp 203).

Namun jika tekanan jual terus berlangsung, SHIB bisa saja kembali terkoreksi ke level lebih rendah di USD 0,00001141 (sekitar Rp 185).

Sebaliknya, jika terjadi perubahan sentimen pasar dan SHIB berhasil menembus USD 0,00001252 dan mengubahnya menjadi support, maka ada peluang pemulihan menuju USD 0,00001333 atau Rp 216.

Tapi skenario ini sangat bergantung pada kondisi eksternal, termasuk respons pasar kripto secara keseluruhan.

Hingga kini, investor SHIB masih diselimuti kehati-hatian. Tanpa katalis positif atau masuknya pembeli baru, pemulihan harga Shiba Inu masih terlihat berat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore