Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 April 2025 | 16.36 WIB

Pertama di Dunia, Universitas Hespérides Spanyol Buka Master Bitcoin Online, Fokus Hukum, Ekonomi, dan Teknologi

Ilustrasi seorang mahasiswa yang mengambil studi tentang Bitcoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi seorang mahasiswa yang mengambil studi tentang Bitcoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Universitas Hespérides di Spanyol resmi meluncurkan program Master Bitcoin pertama di dunia yang berbahasa Spanyol. Dilansir dari bitcoin.com dan bitcoinmagazine, Sabtu (26/4), program ini akan dimulai pada Senin (28/4) dan sepenuhnya dilakukan secara daring selama sepuluh bulan.

Program ini dirancang khusus untuk profesional yang ingin mendalami Bitcoin dari sisi teknis, hukum, ekonomi, hingga filosofi, bukan sekadar mempelajari harga atau perdagangan aset kripto.

Program Master Bitcoin ini memberikan 60 ECTS credits dan ditujukan untuk pengusaha, insinyur, ekonom, pengacara, hingga investor. Kurikulumnya dirancang menggabungkan teori dan praktik, termasuk asal-usul Bitcoin, prinsip teknologinya, teori moneter, regulasi global, strategi bisnis, hingga isu-isu hukum yang membentuk adopsi Bitcoin di dunia.

“Tanpa pendidikan yang memadai, potensi Bitcoin akan terus disalahpahami dan disia-siakan,” kata Álvaro D. María, direktur program dan penulis buku The Philosophy of Bitcoin. Ia menekankan pentingnya membekali profesional agar mampu berinteraksi dengan Bitcoin secara bertanggung jawab dan cerdas.

Selain kelas daring asinkron, program ini juga menawarkan seminar tatap muka opsional di Santa Cruz de Tenerife dan Las Palmas de Gran Canaria, membuka kesempatan jejaring profesional. Bonus menarik untuk peserta termasuk dompet perangkat keras Blockstream Jade dan buku karya María.

Fakultas pengajar mencakup nama-nama besar di dunia Bitcoin seperti Kristyna Mazankova (The Bitcoin Conference), Kilian Rausch (Boltz Exchange), hingga Manuel Polavieja (ahli teori moneter). Selain itu, lembaga-lembaga seperti BTC Inc, Jan3, dan Institute of Philosophy and Economics of Bitcoin (IFEB) menjadi mitra resmi program ini.

Dalam wawancara dengan bitcoinmagazine, Dean Universitas Hespérides Juan Ramón Rallo menegaskan, "Bitcoin adalah revolusi moneter terbesar dalam beberapa dekade terakhir, dan program ini penting untuk mempertahankan kebebasan individu dari intervensi negara."

Langkah Universitas Hespérides ini memperkuat tren global di mana Bitcoin mulai masuk ke ranah akademik. Sebelumnya, MIT sudah menawarkan kursus “Cryptocurrency Engineering and Design”, sementara NYU membuka kelas “Law and Business of Bitcoin”.

Di Amerika Tengah, Mi Primer Bitcoin bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan El Salvador untuk menghadirkan kurikulum Bitcoin ke sekolah-sekolah.

Universitas lain seperti UC Berkeley dan Duke University juga sudah memperkenalkan kursus blockchain dan inovasi kripto ke dalam program mereka.

Semua ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan global akan tenaga profesional yang memahami teknologi Bitcoin secara mendalam, tidak sekadar sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai jaringan moneter yang mengubah sistem keuangan dunia.

Selain program Master, Universitas Hespérides juga menawarkan opsi program pascasarjana selama enam bulan bagi yang ingin jalur lebih singkat. Namun, program master ini menjanjikan spesialisasi yang lebih mendalam bagi mereka yang ingin berkarier di dunia Bitcoin dan blockchain global.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore