Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 16.37 WIB

CEO Bitwise: Bitcoin Hari Ini Bukan Lagi Sekadar Simpanan, Tapi Jaminan Kredit Masa Depan

Ilustrasi harga Bitcoin yang terus naik. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Dunia kripto sedang bersiap memasuki babak baru yang berpotensi mengubah wajah pasar keuangan global. Bukan lagi sekadar investasi beli dan tahan, kini pinjam-meminjam dengan jaminan aset kripto disebut bakal menjadi cerita besar berikutnya.

Hal itu diungkapkan CEO Bitwise Asset Management, Hunter Horsley, melalui platform X, Senin (22/9). Menurutnya, dalam 6 hingga 12 bulan ke depan, dunia akan menyaksikan ledakan pertumbuhan di sektor kredit dan peminjaman kripto.

“Pasar kredit akan tumbuh eksplosif dalam beberapa tahun ke depan,” kata Horsley.

Horsley menjelaskan, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana memaksimalkan nilai aset tanpa harus menjualnya.

Dengan nilai pasar kripto global yang hampir mencapai USD 4 triliun atau setara Rp 66.560 triliun, menurut dia akan muncul kebutuhan besar untuk memanfaatkan aset tersebut sebagai jaminan pinjaman, bukan sekadar disimpan atau dijual.

“Ketika orang bisa meminjam uang dengan jaminan kripto alih-alih menjualnya, efisiensi pasar akan meningkat signifikan,” jelasnya.

Tak hanya itu, dia juga menyoroti potensi tokenisasi di pasar ekuitas. Dengan total aset ekuitas publik di Amerika Serikat mencapai USD 60 triliun, tokenisasi memungkinkan individu yang punya saham senilai USD 7.000 (sekitar Rp 116 juta) untuk mengajukan pinjaman secara on-chain, langsung melalui sistem blockchain tanpa perantara tradisional.

Pernyataan Horsley itu diyakini banyak analis sebagai bentuk kepercayaan penuh terhadap masa depan decentralized finance (DeFi) dan kemampuannya menyatu dengan instrumen keuangan tradisional. Ia menegaskan, “Kripto akan mengubah pasar modal. Dan semuanya baru saja dimulai.”

Meski begitu, sejumlah pengamat mengingatkan potensi risiko yang muncul, seperti over-leverage alias penggunaan utang berlebihan, yang bisa memperburuk dampak volatilitas pasar.

Namun bagi para pendukungnya, sistem pinjaman berbasis blockchain justru bisa membantu investor tetap memiliki eksposur terhadap aset kripto, sembari memperoleh modal untuk investasi baru.

Dengan narasi besar seperti ini, tak heran jika perhatian investor mulai beralih dari sekadar harga Bitcoin dan Ethereum, menuju arah utilitas nyata dari aset kripto: sebagai jaminan pinjaman, instrumen produktif, dan bahkan pengganti sistem kredit tradisional.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore